Silaturahmi Jamkeswatch Bogor, PMR BPJS Jakarta Timur dan Management RS Polri Kramat Jati

  • Whatsapp

Bogor, KPonline – Berawal dari laporan salah seorang warga Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, pada hari ini Kamis 12 Desember 2019, Relawan Jamkeswatch Bogor bertemu dengan Dr. Dwi Chresna selaku Penanggung Jawab Management Rujukan (PMR) BPJS Jakarta Timur dan jajaran Mangement Rumah Sakit Polri Kramat Jati, bagian penjaminan pasien. Pertemuan dibuka oleh Dr. Dwi yang menjelaskan kronologi awal masuk pasien namun ditemukan perbedaan antara keterangan di rumah sakit dengan laporan ke pihak kepolisian.

Dengan ditemukannya point tersebut, maka akhirnya pihak BPJS Jakarta Timur mengundang Relawan Jamkeswatch Bogor untuk membantu menyelesaikan permasalahan ini. Adapun maksud dan tujuannya agar pasien selaku peserta BPJS Kesehatan bisa mendapatkan haknya secara maksimal dalam hal penjaminan pelayanan di rumah sakit.

Bacaan Lainnya


Ni Luh Putu selaku perwakilan dari pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati, menyampaikan kepada keluarga pasien agar kembali mengurus laporan lakalantas, agar nantinya semua pelayanan pasien bisa dijaminkan ke Jasa Raharja maupun BPJS Kesehatan. Terkait batas waktu kelengkapan berkas penjamin, pihak rumah sakit memberikan kebijakan tambahan agar keluarga bisa merevisi laporan kepolisian sampai hingga Senin 16 Desember 2019.

Aden Arta Jaya sebagai pihak yang mendapat laporan dari keluarg, berjanji akan berusaha semaksimal mungkin agar kasus ini bisa segera diselesaikan. “Tidak boleh ada pihak-pihak yang merasa dirugikan ataupun keberatan akibat laporan kasus ini” ungkap Aden. Tak lupa sebelum pertemuan di tutup, mewakili Jamkeswatch Bogor, Aden menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak BPJS Kesehatan dan seluruh jajaran management Rumah Sakit Polri Kramat Jati yang telah melibatkan Jamkeswatch untuk menyelesaikan kasus ini. (Trihadi)

Pos terkait