Siap Dukung Abdullah Menjadi Bupati di Pilkada Pelalawan Riau, PUK Ini Lakukan Konsolidasi

  • Whatsapp

Pelalawan, KPonline – Selasa, (25/06/2019). Bertempat di pangkalan Kuras, Sorek, Pelalawan, Riau. Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAI FSPMI) PT. Musim Mas melakukan acara konsolidasi. Abdul Aziz (Ketua PUK SPAI FSPMI PT. Musim Mas), Satria Putra (Ketua KC Pelalawan), Yudi Efrizon (Wakil Ketua KC Pelalawan) dan Aprianto (Sekretaris KC Pelalawan) ikut hadir dalam agenda tersebut.

 

Muat Lebih

Adapun isu serta materi yang diangkat dalam konsolidasi tersebut tidak terlepas dari pengembangan organisasi dan visi misi FSPMI di Kab. Pelalawan, Provinsi Riau. Selain itu juga dikesempatan tersebut turut membahas isu rencana revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan, Nomor 13. Tahun 2003 oleh pemerintah dan bagaimana langkah kita dalam menyikapinya.

Berhubung ditahun 2020 akan dilakukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Yudi Efrizon mengatakan; “kita harus mendukung dan memilih calon Bupati yang pro dan peduli terhadap nasib kaum buruh serta masyarakat Kabupaten Pelalawan dan sejauh ini sosok nama H. Abdullah yang saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Pelalawan periode 2014-2019 dari partai PKS, bisa terpilih kembali sebagai anggota DPRD Kabupaten Pelalawan periode 2019 – 2024. Karena kedekatan beliau dengan kaum buruh dan masyarakat, hal itu dilihat dari kinerja beliau selama menjabat. 

 

Abdullah juga terus memotivasi dan mendukung setiap perjuangan kaum buruh, agar dapat mewujudkan kesejahteraan bagi kaum buruh itu sendiri beserta keluarganya. Sebelum menjadi anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, ternyata dalam kurun waktu selama 15 tahun beliau melewatinya sebagai seorang buruh pabrik.

 

“Sosoknya yang sederhana, cerdas dan penuh dedikasi tinggi menjadi harapan bagi kita kaum buruh di Kabupaten Pelalawan. Bahkan dalam moment May Day kemarin di Kabupaten Pelalawan, beliau satu-satunya wakil rakyat yang hadir dan mengucapkan selamat hari buruh sedunia.” tambah Satria Putra.

Pos terkait