Serentak di Buruh Indonesia, Partai Buruh Juga Turun Aksi di Lampung

Lampung, KPonline – Selasa 12 OKtober 2022 puluhan massa dari berbagai elemen buruh, petani dan unsur pengurus perwakilan dari berbagai Exco kabupaten/kota, yang tergabung dalam aksi massa melakukan aksi unjuk rasa di jalur dua Z.A Pagar Alam, tepatnya di depan museum Lampung, Bandar Lampung.

Dalam aksi ini setidaknya ada 5 tuntutan yang disuarakan oleh massa aksi yang di wakili koordinator aksi.

Bacaan Lainnya

“ Hari ini Partai Buruh menyatakan sikapnya, pertama Partai Buruh menuntut pemerintah agar segera menurunkan harga BBM, kita juga terus menolak Omnibus Law, Partai Buruh menolak PHK ditengah ancaman resesi global, kemudian menuntut upah murah dan meminta kenaikan Upah minimum 13 %. Dan menuntut agar diwujudkannya reforma agraria. Aksi hari ini dilakukan serempak di 34 provinsi. memastikan bahwa ini bukan akhirnya (perjuangan)
kata “ Saudara lamen Hendra Saputra “

pada aksi hari ini terselipakan kegiatan pembagian Profil Partai buruh, keseluruh aksi masa dan elmen masyarakat,UMKM dan Pengguna jalan, yang melintas di jalan Z.A Pagar alam _+1000 Profil partai buruh tersebar habis.”himbauan kepada masayarakat yang mendapatkan selembaran kertas tersebut agar membaca dan memahami program kerja partai buruh secara lengkap.
Kata “saudara Ibnu hafizd selaku wakolrlap aksi”

Terkait dengan kenaikan harga BBM,”Sulaiman Ibrahim mengatakan bahwa kenaikan itu sudah terbukti menurunya daya beli masyarakat”
Harga kebutuhan pokok melambung tinggi” ujarnya

Ironisnya, kata dia, karena di tengah harga-harga yang melambung tinggi, upah buruh terancam tidak mengalami kenaikan karena masih menggunakan aturan turunan UU Cipta Kerja, yakni PP No 36 Tahun 2021. Di mana dalam peraturan ini mengenal batas atas dan batas bawah, sehingga banyak kabupaten/kota yang berpotensi upah minimumnya tidak mengalami kenaikan

Inflansi yang terasa bagi kaum buruh adalah 3 komponen. Pertama, kelompok makanan, inflansinya tembus 5 persen. Kedua, transportasi naik 20-25 persen. Dan ketegori ketiga adalah kelompok rumah. Di mana sewa rumah naik 10-12,5 persen,” kata Sulaiman Ibrahim.(yang selaras di katakana oleh presiden partai buruh pusat dalam intruksi Aksi “Said Iqbal” di jakarata.

( Nurdin )

Pos terkait