Said Iqbal: Seharusnya Pejabat Negara Malu Membandingkan TKA dengan TKI

Jakarta, KPonline –¬†“Kami sudah mencatat keberadaan TKA buruh kasar unskilled worker dari China sejak tahun 2016. Demikian dikatakan Presiden KSPI Said Iqbal, saat menjadi salah satu pembicara di ILC yang disiarkan TV One, Selasa (1/5/2018).

Lebih lanjut, menurut Iqbal, buruh lokal akan terancam dengan keberadaan TKA China unskilled worker.

Sehingga kalau ada yang mengatakan tenaga kerja Indonesia di luar negeri jauh lebih banyak, tidak tepat. Sebab, negara tujuan TKI membutuhkan TKA.

“Orang Turki ada di Jerman, karena tidak ada orang Jerman yang mau mengerjakan proyek-proyek infrastruktur. Orang Eropa Timur masuk ke Eropa Barat, karena ada kebutuhan tenaga kerja. Begitu juga dengan TKI, karena negara tujuan ada kebutuhan.

“Harusnya pejabat negara malu. Sudah tahu tidak mampu menyedikan lapangan pekerjaan, kok membanggakannya,” kata Said Iqbal.

Padahal, di luar negeri, ada TKI yang dipancung, dibunuh, dperkosa, diperlakukan secara nista. Bahkan ada trafficking.

Apakah itu yang dijadikan kebanggan? “Harusnya malu pejabat negara seperti itu,” tegas Said Iqbal.

Lebih lengkapnya, yuk simak video singkat di bawah ini.