Roadshow Jamkeswatch Bogor, Sambangi RS Hermina Mekarsari

Bogor, KPonline – Sesuai surat permohonan dari DPD Jamkeswatch Bogor, pada Rabu 11 September 2019 sekitar pukul 08:00 WIB, Tim Relawan Jamkeswatch Bogor sudah berkumpul di Rumah Sakit Hermina Mekarsari, Cileungsi, Bogor untuk lakukan audiensi dengan pihak Management RS Hermina Mekarsari.

Seperti agenda yang sebelumnya di Rumah Sakit Thamrin dan Rumah Sakit Merry Cileungsi, Relawan Jamkeswatch Bogor merasa perlu menemui jajaran Management dan Direksi Rumah Sakit Hermina Mekarsari untuk menyampaikan temuan-temuan kasus dilapangan. Hal ini dimaksudkan agar tercapai kesepahaman untuk menjalankan program-program Jaminan Kesehatan Nasional sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku.


Acara dimulai sekitar pukuk 09.15 WIB, dan dibuka oleh dr. Nis selaku Wakil Direktur Rumah Sakit Hermina Mekarsari. Dia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Relawan Jamkeswatch Bogor yang hadir karena dr. Kaunang selaku Direktur Rumah Sakit Hermina Mekarsari, tidak bisa hadir dalam kesempatan ini. Pihak rumah sakit siap menerima masukan dan kritikan dari Relawan Jamkeswatch Bogor selaku pengawas Jaminan Kesehatan Nasional, selama itu bersifat membangun dan demi tercapainya pelayanan yang sebaik-baiknya di Rumah Sakit Hermina Mekarsari.

Aden Artajaya selaku Ketua DPD Jamkeswatch Bogor terlebih dahulu memperkenalkan seluruh peserta yang ikut serta dalam audiensi kali ini. Serta menyerahkan buku Struktur Relawan Jamkeswatch Bogor yang baru masa bakti 2019-2022. “Sudah tiga kali kami selaku Pengurus DPD Jamkeswatch Bogor melayangkan surat permohonan audiensi ke rumah sakit, namun baru hari ini kami bisa diterima pihak rumah sakit. Adapun maksud dan tujuan kami untuk menyampaikan beberapa temuan kami dilapangan berdasarkan aduan dari peserta BPJS Kesehatan. Ini adalah salah satu bentuk kecintaan kami terhadap Rumah Sakit Hermina Mekarsari agar masalah-masalah di lapangan bisa sampai kepada pimpinan rumah sakit. Adapun harapan kami tidak lain adalah agar Rumah Sakit Hermina Mekarsari tetap memiliki pelayanan yang baik terhadap pasien-pasien peserta BPJS Kesehatan. Temuan-temuan dilapangan terkait iuran biaya obat dan ambulance yang selama ini terjadi agar sesegera mungkin di carikan solusi. Dan kami para Relawan Jamkeswatch Bogor juga ingin mendengarkan apa keluhan-keluhan dari pihak Rumah Sakit Hermina Mekarsari terkait Jaminan Kesehatan Nasional ini untuk kami sampaikan ke BPJS Kesehatan dan Bupati Bogor” tutur Aden.

Menanggapi apa yang di sampaikan oleh Relawan Jamkeswatch, dr. Herina Nadia selaku Kepala Penjaminan JKN Rumah Sakit Hermina Mekarsari menyatakan, “Secara prosedural terkait lab PA dan obat tidak ada iuran biaya. Kalau memang masih ditemukan adanya kasus tersebut pihaknya meminta agar kasus tersebut bisa langsung di sampaikan ke beliau. Untuk masalah ambulance pihak rumah sakit berharap agar Pemda Bogor segera menyediakannya untuk kepentingan rujukan antar rumah sakit dengan prosedur yang tidak rumit” ungkap dr. Nadia.

Dr. Nadia juga berharap agar perda tentang tarif ambulance yang menjadi acuan klaim rumah sakit agar segera di revisi karena nilainya sudah sangat tidak realistis.

Setelah dirasa cukup dalam menyampaikan dan mendengarkan dari kedua belah pihak, agenda kali ini selesai sekitar pukul 11.30 WIB. Sebagai dokumentasi audiensi pihak Rumah Sakit Hermina Mekarsari beserta DPD Jamkeswatch Bogor membuat nota kesepahaman agar bisa menjadi acuan saat ada temuan kasus dikemudian hari. Sesi photo bersama tidak ketinggalan sebagai tanda berakhirnya setiap acara audiensi. (Trihadi)