Rapat Rutin Garda Metal Bogor Bahas Agenda Strategis Organisasi dan Persiapan Aksi

Rapat Rutin Garda Metal Bogor Bahas Agenda Strategis Organisasi dan Persiapan Aksi

Bogor, KPonline-Garda Metal FSPMI Bogor menggelar rapat rutin yang dihadiri oleh jajaran pengurus Garda Metal serta seluruh koordinator lapangan (Korlap) Garda Metal se-Bogor pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi untuk memperkuat koordinasi organisasi sekaligus membahas berbagai agenda strategis yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Rapat dipimpin oleh Bidang Organisasi, Aziz, yang membuka jalannya rapat dengan memaparkan sembilan poin pembahasan sebagai agenda utama. Selanjutnya, Sekretaris Garda Metal Bogor, Mulyana, menyampaikan sambutan sekaligus menjelaskan sejumlah program kerja yang menjadi fokus organisasi, diantaranya:

• Road show (kunjungan kerja) ke PUK.

• Persiapan aksi pada 4 Agustus 2026.

• Persiapan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Garda Metal Bogor.

• Pembahasan tuntutan aksi di PTUN Bandung.

• Persiapan Latihan Dasar (Latsar) Garda Metal Bogor.

• Pembahasan Mokom.

• Penyampaian instruksi daerah maupun nasional.

• Evaluasi dan pembahasan COS.
Agenda organisasi lainnya.

Dalam arahannya, Panglima Koordinator Daerah (Pangkorda) Garda Metal Bogor, Agung Prasetyo, menegaskan pentingnya menjaga semangat militansi dan kekompakan seluruh anggota Garda Metal.

“Saya berharap seluruh anggota Garda Metal Bogor tetap konsisten menjaga militansi organisasi, sehingga setiap instruksi, baik dari tingkat daerah maupun nasional, dapat dijalankan secara sinergis dan diikuti dengan penuh tanggung jawab,” tegas Agung.

Sementara itu, Sekretaris Garda Metal Bogor, Mulyana, menambahkan bahwa pihaknya akan segera menyusun jadwal kunjungan kerja ke masing-masing PUK yang memiliki anggota Garda Metal. Jadwal tersebut akan disusun berdasarkan hasil kesepakatan bersama para koordinator lapangan sebagai upaya memperkuat komunikasi dan konsolidasi di tingkat basis.

Melalui rapat rutin ini, Garda Metal Bogor menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan koordinasi antaranggota, serta memastikan seluruh program dan instruksi organisasi dapat berjalan secara efektif demi memperjuangkan kepentingan pekerja.