KP Online

Suara Kaum Buruh

AksiBerita

PUK SPAI FSPMI PT. Pou Yuen Indonesia Tolak Lembur di Hari Kemerdekaan

Cianjur, KPonline – Rencana pihak Management PT. Pou Yuen Indonesia terkait akan dilaksanakannya kerja lembur pada 17 Agustus 2019 menjadi perbincangan yang hangat sejak Senin pagi 12 Agustus 2019. Hampir seluruh karyawan PT. Pou Yuen Indonesia menolak secara tegas tentang rencana kerja lembur tersebut. Pasalnya, kerja lembur tersebut akan dilaksanakan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun.

“Jika pihak Management PT. Pou Yuen Indonesia bersikeras memaksakan untuk tetap melaksanakan rencana kerja lembur pada perayaan kemerdekaan Republik Indonesia, kami PUK SPAI-FSPMI PT. Pou Yuen Indonesia akan menolak secara tegas atas rencana kerja lembur tersebut,” ungkap Mochammad Alimudin selaku Ketua PUK SPAI-FSPMI PT. Pou Yuen Indonesia kepada awak Media Perdjoeangan Cianjur.

Surat Perjanjian Lembur (SPL) sudah disebarkan oleh pihak Management PT. Pou Yuen Indonesia. Akan tetapi hingga Senin sore belum ada satu pun karyawan PT. Pou Yuen Indonesia yang menanda tangani SPL tersebut.

Tidak hanya karyawan biasa yang tidak bersedia menanda tangani SPL tersebut, team leader dan group leader dari seluruh departemen yang ada juga tidak bersedia menanda tangani SPL tersebut.

Apa yang telah dilakukan oleh seluruh karyawan PT. Pou Yuen Indonesia memang telah dikondisikan dan satu komando oleh seluruh serikat pekerja/serikat buruh yang ada di PT. Pou Yuen Indonesia.

Jika rencana kerja lembur pada hari kemerdekaan 17 Agustus 2019 benar-benar terlaksana, hal ini bisa mencoreng nama baik perusahaan sekaligus mengguncang dunia perburuhan khususnya di Kabupaten Cianjur. Karena ini baru kali pertama terjadi dan hal ini perlu mendapatkan perhatian khusus dari berbagai pihak. (Fauzi/RDW)