Pimpinan Pusat SPL FSPMI Selenggarakan Rapat Akbar Bersama 5 Calon PUK di Semarang

Semarang, KPonline – Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Logam SPL FSPMI memberikan pembekalan organisasi dalam Konsolidasi Akbar Calon Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPL FSPMI di Kota Semarang, Minggu (20/1/2019).

Evi Ristiasari dari PP SPL FSPMI turun tangan dalam konsolidasi akbar yang di laksanakan di Gedung Kantor Kecamatan Genuk Kota Semarang.

Bacaan Lainnya

Seluruh calon pengurus dari masing-masing calon PUK tersebut diperkenalkannya satu persatu di depan sekitar dua ratusan perwakilan anggota yang hadir pada konsolidasi akbar tersebut.

Evi memberikan pembekalan dan penguatan kepada para calon PUK dan anggotanya.

“Hargai perwakilan kalian yang sedang berbicara. Ini penting sekali, dengan bersikap seperti itu maka kedepannya anggota akan menghargai perwakilannya yang sedang berunding,” ungkap Evi.

Evi berpesan kepada para calon anggota untuk tidak pernah menunjukkan kelemahannya. Evi menegaskan agar setiap anggota menumbuhkan rasa kepercayaan diri di hadapan lawan bicara. Bukan hanya bergabung tapi juga anggota wajib memahami FSPMI termasuk mentaati AD/ART nya.

Agus Kuncoro, Bidang Organisasi PP SPL FSPMI turut memberikan pembekalan kepada para calon PUK.

“Siapapun pimpinanmu, hargailah. Ini adalah bagian dari organisasimu, merekalah bagian dari saudaramu,” tegas Agus.

Agus mengatakan bahwa di serikat, sistemnya adalah colective. Agus sangat melarang setiap anggota yang tergabung hanya menggantungkan nasib kepada para pengurusnya.

Agus juga menegaskan agar tidak ada diskriminasi di tubuh PUK, yaitu baik bagi karyawan yang masih kontrak maupun yang sudah menjadi karyawan.

Kelima calon PUK tersebut yakni dari PT. Dinaco Grasia, PT. Batraja, PT. Nihon Novelika, PT. Gelatik Kembar dan PT. Harum Sejahtera. Sementara itu sebelumnya telah dilantik dua PUK SPL di Kota Semarang yakni PUK PT. SCG Readymix dan PUK PT. Albeta Wijaya.

Saat di konfirmasi, Evi mengatakan bahwa untuk saat ini baru sebatas pembekalan, belum kepada pelantikan. Pihak pimpinan pusat SPL sepertinya tak mau buru-buru mendeklarasikan dan melantik para calon PUK.

“Fokus kami lebih kepada pembekalan organisasi dulu, sambil kita lihat seberapa besar keinginan mereka dalam berserikat. Apakah murni dari kesadaran atau hanya keterpaksaan,” pungkas Evi. (Afg)

Pos terkait