PHK Sepihak, Buruh FSPMI Batam Geruduk PT Jutam Readymix Concrete

  • Whatsapp

Batam,KPonline – PT.Jutam Readymix Concrete yang terletak di pinggiran Kecamatan Sekupang Batam yang indentik sepi dan jauh dari keramaian, siang ini mulai jam 10:00 pagi (28/7) tampak ramai dan terlihat juga mobil yang dilengkapi dengan pengeras suara.

Hal ini tentu membuat warga atau pekerja yang ada di sekitar kawasan industri tersebut kaget dengan adanya keramaian tersebut

Bacaan Lainnya

Dari pantauan kontributor Media Perjuangan bahwa pagi ini Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam dibawah koordinasi Konsulat Cabang FSPMI Batam melakukan unjuk rasa di depan PT.Juntam Readymix Concrete

Aksi tersebut di lakukan lantaran PT.Jutam Readymix Concrete di duga telah melakukan PHK sepihak terhadap empat orang pengurus serikat pekerja SPL FSPMI PT Jutam

Suprapto Ketua PC SPL FSPMI saat di konfirmasi di lokasi menyampaikan bahwa aksi tersebut di ikuti tidak hanya oleh buruh PT Jutam saja, akan tetapi juga perwakilan dari PT lainnya yang ikut bersolidaritas ke PT Jutam.

“Kami hari ini atas nama organisasi FSPMI Batam mengadakan aksi unjuk rasa berkaitan dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK ) 4 orang pengurus serikat PUK SPL FSPMI PT Juntam” Ungkapnya

“Unjuk rasa ini di lakukan oleh PUK SPL-FSPMI PT.Juntam Readymix Concrete yang juga dikuti oleh anggota PUK dari SPA lain untuk bersolidaritas ” Tambah Suprapto .

Suprapto menyampaikan bahwa PHK kepada empat orang pekerja Juntam yang sekaligus Pengurus Serikat Pekerja tersebut justru terjadi saat mereka mengadvokasi salah satu anggotanya, tetapi setelah mengadvokasi anggotanya tersebut malah pengurus yang tadi mengadvokasi di PHK .

Di tempat yang sama juga tampak ketua Konsulat Cabang FSPMI Batam ,saat di mintai Alfitoni menyampaikan bahwa memang betul hari ini PUK SPL-FSPMI PT.Juntam Readymix Concrete melakukan unjuk rasa melalui Pimpinan Cabangnya

“Hari ini kita organisasi juga menginstruksikan PUK-PUK dari SPA lain untuk bersolidaritas untuk memberikan support kepada pekerja yang di PHK ” Kata Alfitoni

Rencananya aksi tersebut akan mereka lakukan hingga Kamis (30/7) mendatang. (Gusril)

Pos terkait