Perwakilan DPP FSPMI Dihalang-halangi Menemui Buruh PT. BMP

Subang, KPonline, – Pada aksi mogok kerja yang sudah memasuki hari ke-6, buruh-buruh PT. Budi Makmur Perkasa dikunjungi oleh rombongan perwakilan DPP FSPMI. Kedatangan perwakilan DPP FSPMI tersebut untuk menemui buruh-buruh PT. Budi Makmur Perkasa yang sedang melakukan aksi mogok kerja secara sah, sejak 4 November 2020 yang lalu.

Akan tetapi, rombongan yang dipimpin oleh Nani Kusmaeni Vice President FSPMI Departemen Pendidikan dan Organisasi tersebut, mendapatkan penolakan dari pihak satuan pengamanan perusahaan PT. Budi Makmur Perkasa. Pihak satuan pengamanan perusahaan berdalih dan mempertanyakan, apakah rombongan perwakilan dari DPP FSPMI yang ingin menemui buruh-buruh PT. BMP, bebas dari Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Managament perusahaan PT. Budi Makmur Perkas terkesan sangat arogan terhadap kami, dengan tidak mengizinkan kami masuk untuk bertemu dengan kawan-kawan yang sedang berjuang didalam area pabrik. Hal ini menandakan dan bisa juga membuktikan bahwa arogansi pengusaha PT. Budi Makmur Perkasa terhadap buruhnya sangat jelas. Maka dari itu hanya dengan berlawanlah kita akan meraih kemenangan,” ungkap Rossa Febrianti, salah seorang perwakilan Direktorat Perempuan DPP FSPMI, yang turut serta dalam rombongan.


Pun meski dibatasi oleh pagar besi yang menjulang tinggi, Nani Kusmaeni tetap memberikan dukungan dan motivasi kepada buruh-buruh perempuan PT. Budi Makmur Perkasa, agar tetap semangat dalam memperjuangkan nasib mereka. “Tetap semangat dalam perjuangan. Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Kami akan selalu mendukung perjuangan kawan-kawan BMP,” tutur Nani Kusmaeni, yang langsung disambut dengan haru biru oleh buruh-buruh perempuan yang ditemuinya.

“Kalian tidak sendiri dalam perjuangan ini. Karena kita satu batang tubuh, kalau ada bagian tubuh yang sakit, maka seluruh tubuh akan ikut merasakan sakitnya. Tetap semangat, tetap satu komando. Dan pesan saya untuk kawan-kawan buruh BMP, jangan ada yang keluar dari barisan perjuangan, karena lari dari medan juang adalah sebuah pengkhianatan,” lanjut Rossa.

“Buktikan kalau kawan-kawan akan terus solid. Tetap semangat, dan jaga¬† kesehatan kawan-kawan,” pungkas Rossa. (RDW/Foto : Reno)

Pos terkait