Pelalawan, KpOnline-
Cuaca mendung dan sisa hujan yang membasahi bumi tidak menyurutkan semangat puluhan pengurus dan anggota PUK SPPK FSPMI PT. Adei Plantation & Industry. Bertempat di area perumahan Npom1 tetap melangsungkan agenda konsolidasi penting dalam rangka persiapan menyambut Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026.
Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Di bawah suasana yang sejuk pasca hujan, diskusi justru berlangsung hangat dan intens. Agenda utama yang dibahas adalah pemantapan strategi organisasi serta penguatan basis massa untuk memperjuangkan hak-hak kesejahteraan karyawan.
PUK SPPK FSPMI PT. Adei menegaskan bahwa konsolidasi ini sangat krusial. “Hujan hanyalah kendala cuaca, tapi perjuangan buruh tidak boleh berhenti. Fokus kita tahun ini adalah memastikan implementasi Natura yang layak serta penguatan poin-poin dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) agar benar-benar berpihak pada buruh,”.
Dalam poin pembahasan strategi, serikat pekerja menekankan pentingnya soliditas dari tingkat bawah (basis). Penguatan basis massa dianggap sebagai kunci utama agar posisi tawar pekerja tetap kuat dalam meja perundingan dengan manajemen perusahaan.
Selain membahas tuntutan lokal terkait Natura dan PKB, konsolidasi ini juga mematangkan teknis pengerahan massa untuk perayaan May Day 2026. Diharapkan, seluruh anggota dapat bersatu menyuarakan aspirasi demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis namun tetap berkeadilan bagi seluruh pekerja di PT. Adei Plantation & Industry.
Semangat yang ditunjukkan para buruh ini menjadi sinyal kuat bahwa FSPMI PT. Adei tetap konsisten berada di garis depan dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan anggotanya, terlepas dari tantangan cuaca maupun situasi di lapangan.