Pendidikan atau Pelatihan Dasar Kepada Anggota, Bukti FSPMI Berkualitas.

Purwakarta, KPonline – Walau jauh datang dari Purwakarta dan untuk maju serta berkembangnya Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPAMK-FSPMI) di Kota Cirebon Raya. Ade Supyani selaku ketua beserta jajaran pengurus Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PC SPAMK-FSPMI) mengadakan agenda pendidikan/pelatihan dasar berserikat dalam Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Cangkring, Kec. Plered, Cirebon-Jawa Barat.

Agenda yang dilakukan pada Minggu (3/11/2019) dihadiri Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAMK-FSPMI) PT. Tata Karya Ruberindo (TKR) dan Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia PT. HILEX Cirebon.

“Pentingnya berserikat dan kedudukan pekerja di perusahaan” menjadi tema dalam agenda tersebut, dengan narasumber Ade Supyani dan Erwin Agustian. Mereka menjelaskan akan pentingnya arti berserikat serta bercerita terkait perjalanan organisasi melalui profil FSPMI. Selain hal tersebut, Hak-hak pekerja dan bagaimana caranya menjalin hubungan industrial yang baik serta harmonis juga menjadi topik pembahasan kepada anggota yang hadir saat itu.

“Semoga dengan adanya agenda ini, bisa menambah dan memperluas wawasan para pengurus dalam memperjuangkan kesejahteraan untuk rekan-rekan anggota bersama FSPMI dan bisa menjadi pion perlawanan perjuangan FSPMI di Kota Cirebon Raya. Kemudian selain daripada itu, hubungan industrial yang baik dan harmonis bisa terjalin antara serikat pekerja dengan perusahaan atau pengusaha untuk selanjutnya,” ucap Ade Supyani kepada Media Perdjoeangan.

Ilmu adalah sandi kehidupan kokoh yang angkuh. Karena hidup tanpa ilmu, kita tidak akan mampu untuk memperbaiki serta menghadapi dan memecahkan segala masalah yang akan hadir dalam kehidupan saat ini maupun nanti setelah kita mati. Terlebih dalam dunia industri, faham kapitalis masih menjadi pedoman para pengusaha di negeri ini. Jadi rasanya sudah menjadi tugas dan tujuan serikat pekerja dalam memberikan pembekalan, baik itu melalui ilmu ataupun hal lain yang bertujuan untuk kesejahteraan anggota beserta keluarganya. FSPMI akan terlihat jika pengurus dan anggotanya berkualitas.