PC SPL FSPMI Surabaya Adakan Bukber Sekaligus Pembahasan Politik dan Bedah Kasus

PC SPL FSPMI Surabaya Adakan Bukber Sekaligus Pembahasan Politik dan Bedah Kasus

Surabaya KPonline – Selasa (05/06) Bertempat di kantor PC SPL FSPMI Kota Surabaya yang beralamat di Jl. Romokalisari Gg V/54 Sememi – Benowo, di laksanakan kegiatan buka bersama,di hadiri oleh Konsulat Cabang FSPMI Kota Surabaya Doni Ariyanto dan Sekjen KC Nurrudin Hidayat beserta jajaranya.

Tampak hadir pula perwakilan dari Jamkeswatch wilayah Surabaya yang terkenal dengan jargon Relawan Wani Sorohnya, Perwakilan Media Perdjoeangan Surabaya, PUK SPL FSPMI PT Spindo , PUK SPL FSPMI PT DCP, PUK SPL FSPMI PT. Maspion 4, PUK SPL PT. Perjuangan, serta PUK SPL FSPMI PT CIP.

Acara yang di selenggarakan oleh PC SPL FSPMI Kota Surabaya ini berjalan dengan lancar, meskipun ada beberapa undangan yang tidak bisa hadir karena bertepatan dengan agenda di internal di lain lokasi.

Ketua PC SPL FSPMI Surabaya Muh Ismail menganggap bahwa buruh harus mempersiapkan diri untuk terlibat secara langsung di tahun politik 2018 dan 2019 ? Karena suara dari kalangan buruh akan sangat berdampak besar terhadap kondisi di dunia perburuhan itu sendiri kedepannya.

Dan tidak menutup kemungkinan pula, pertumbuhan ekonomi kedepan bisa jadi akan menurun drastis, yang akan berdampak secara langsung pada nasib kaum buruh,yang salah satu contoh adalah terjadinya efisiensi karena tidak stabilnya perekonomian negara, imbasnya banyak PHK sepihak dimana mana.

Oleh karenanya mulai sekarang buruh harus mempunyai sikap yang jelas di musim politik kali ini, kita wajib melibatkan diri secara langsung dalam dunia politik, untuk ikut andil dalam menentukan pimpinan bangsa ini kedepannya, tentunya dengan memilih seorang pemimpin bangsa yang memiliki tujuan untuk memberikan kesejahteraan bagi buruh di tahun berikut nya.

” Atas sikap tersebut secara otomatis kita harus mulai mempersiapkan segala hal, termasuk segala resiko dan konsekuensi dari pilihan kita untuk terjun di dunia politik. Oleh karena itu, adanya undangan kali ini merupakan salah satu tujuan kita untuk memulai mempersiapkan hal tersebut. ” ujar pria kelahiran Pulau Garam ini.

Setelah pembahasan pernyataan sikap di dunia politik usai, acara buka puasa saat itu di lanjut dengan bedah kasus salah satu anggota PC SPL FSPMI Kota Surabaya yang sedang berjuang di PTUN Surabaya, yakni PUK SPL FSPMI PT DCP, dan tema kasus yang di bahas oleh jajaran perangkat dan perwakilan PUK yang hadir pada saat itu ialah gelar perkara penangguhan upah pada tahun 2017 dan gugatan pihak perusahaan terkait surat edaran penolakan penangguhan upah yang dikeluarkan oleh gubernur jawa timur, yakni Soekarwo yang ditujukan kepada PT. DCP.

Nuruddin Hidayat selaku sekretaris Konsulat Cabang FSPMI Kota Surabaya, menegaskan bahwa ” Penangguhan upah yang diajukan oleh pihak perusahaan PT. DCP saat itu tidak di tunjukan atau di sosialisasi kan terlebih dahulu kepada rekan pekerja yang tergabung dalam FSPMI, pengajuan draft penangguhan upah PT. DCP saat itu, hanya disosialisasikan kepada pekerja yang tergabung dalam Serikat Karyawan/SEKAR dan SPSI, dan parahnya lagi mereka (SEKAR dan SPSI) menyepakati rencana picik pihak perusahaan tersebut, mungkin pihak perusahaan pun sudah tau bahwa sikap FSPMI pun juga sudah jelas menolak tentang adanya penangguhan upah yang di ajukan oleh perusahaan kepada instansi terkait, karena PT. DCP memang pada dasarnya mampu untuk membayar upah pekerja/buruhnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku saat ini. ”

Usai bedah kasus terkait permasalahan yang ada di PT. DCP, sekaligus mengakhiri agenda buka bersama saat itu.

(Fendy Setiawan/Surabaya)

Facebook Comments

Comments are closed.