Bogor, KPonline-Semangat militansi menjadi pesan utama yang disampaikan Pangkorda Garda Metal FSPMI Bogor, Agung Prasetyo, dalam rapat rutin yang digelar di PT FIM, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (28/6). Ia menegaskan bahwa Garda Metal harus terus hadir sebagai garda terdepan dalam setiap perjuangan buruh, baik di tingkat daerah, nasional, maupun dalam aksi solidaritas.
Dalam arahannya, Agung Prasetyo menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pengurus daerah akan melaksanakan kunjungan kerja ke PUK-PUK yang telah memiliki Garda Metal. Kunjungan tersebut bertujuan untuk berdialog langsung dengan pengurus dan anggota guna mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi Garda Metal di masing-masing PUK, sekaligus mencari solusi agar organisasi semakin aktif, solid, dan berkembang.
Selain itu, Agung menekankan pentingnya keterlibatan seluruh PUK dalam setiap agenda perjuangan. Ia meminta agar hasil rapat yang membahas rencana aksi, baik di tingkat daerah maupun nasional, benar-benar ditindaklanjuti dengan mengirimkan perwakilan dari setiap PUK. Menurutnya, kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk nyata komitmen terhadap perjuangan organisasi.
Menghadapi agenda besar pada bulan September mendatang, Agung mengajak seluruh anggota Garda Metal untuk mempersiapkan diri sejak sekarang. Ia menegaskan bahwa perjuangan mengawal pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru membutuhkan kekuatan, kekompakan, dan militansi seluruh kader FSPMI agar aspirasi kaum buruh dapat diperjuangkan secara maksimal.
Tidak hanya fokus pada agenda aksi, Agung juga menyampaikan bahwa pada Januari mendatang akan diselenggarakan Latihan Dasar (Latsar) XII Garda Metal FSPMI Bogor. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah untuk mencetak kader-kader baru yang memiliki loyalitas, disiplin, kemampuan organisasi, serta jiwa perjuangan yang tinggi.
Menurutnya, militansi Garda Metal tidak hanya diukur dari keberanian turun ke jalan, tetapi juga dari kesiapan menjalankan tugas organisasi, menjaga disiplin, mematuhi komando, serta tetap solid dalam setiap kondisi. Kader Garda Metal harus mampu menjadi contoh bagi anggota lainnya dalam menjaga semangat perjuangan dan persatuan organisasi.
Agung Prasetyo menegaskan bahwa Garda Metal FSPMI Bogor tidak boleh absen dalam setiap perjuangan. Baik aksi daerah, aksi nasional, maupun aksi solidaritas kepada sesama buruh, Garda Metal harus selalu hadir dengan barisan yang rapi, disiplin, dan penuh semangat.
Baginya, kehadiran Garda Metal adalah simbol komitmen terhadap perjuangan kelas pekerja.
Rapat rutin hari ini menjadi momentum untuk memperkuat militansi dan konsolidasi Garda Metal FSPMI Bogor.
Dengan semangat kebersamaan, loyalitas, dan disiplin organisasi, seluruh anggota berkomitmen untuk terus menjaga eksistensi Garda Metal sebagai pilar perjuangan FSPMI yang siap berada di garis depan dalam memperjuangkan hak, keadilan, dan kesejahteraan kaum buruh di tingkat daerah maupun nasional.