Obon Tabroni Terharu Dukungan Keras Para Simpatisannya

  • Whatsapp

relawanBekasi, KPOnline – Obon Tabroni, salah satu aktivis buruh ini merasa terharu dengan sikap dan perjuangan keras para simpatisannya untuk mendorong dirinya maju sebagai Bekasi 1. Bahkan saat akan menuju ke kawasan Kedung Waringin dari kawasan Muara Gembong, ia menceritakan ketertegunannya melihat para simpatisannya itu berkeliling ke rumah-rumah warga untuk menggalang dukungan kepadanya.

“Sepulang dari Muara Gembong kecamatan pesisir (yang berada) paling utara bekasi, sehabis ketemu nelayan yang banyak menitip harapan menuju Kedung Waringin di wilayah paling timur Bekasi. Di tengah perjalanan saya melihat sekelompok orang berbaju putih orange membawa map, kalender, dan pensil untuk menyusuri sawah-sawah, mereka datang dari satu rumah ke rumah lain untuk meminta dukungan KTP,” kisahnya kepada Redaksikota, Minggu (24/1/2016).

Bacaan Lainnya

Yang membuatnya sangat terharu yakni, lantaran langkah yang dilakukan oleh para simpatisannya itu juga tanpa pamrih. Ia mengatakan jika mereka juga tak dibayar sepeser pun untuk melakukan upaya tersebut, bahkan terkadang harus merogoh isi kantung celananya sendiri.

Dan cukup memilukan disampaikan Obon, kegiatan penggalangan KTP warga tersebut juga tak lepas dari gesekan dari warga Bekasi sendiri. Selain hinaan dan cibiran, Obon juga mengatakan jika mereka juga sering ditertawakan dengan upaya mereka tersebut.

“Saya tahu banyak diantara mereka pernah dicibir, dihina, dan ditertawakan oleh orang yang didatangi, mungkin oleh kawan bahkan keluarganya. Mereka tak dibayar, bahkan keluar uang sendiri. Mereka bukan saudara, mereka adalah team saya, sahabat saya dari Sukakarya,” tandasnya.

Perjuangan keras bahkan sampai jarang tidur yang dilakukan oleh para relawan yang mendukung Obon Tabroni untuk maju sebagai bakal calon Bupati Bekasi pun mengundang getaran sendiri baginya. Kepada Redaksikota, Obon bertekad jika kegigihan perjuangan para tim relawannya itu tak akan disia-siakannya.

“Rasa penat saya hilang berganti sesak melihat perjuangan mereka. Kawan, dengan materi berapapun tak kan terbayar pengorbanan ente di hati. Saya berjanji setiap tetes keringat yang sudah menetes tidak akan mubazir. Setiap langkah yang sudah dijalankan tak kan sia-sia .Setiap tenaga yang sudah terbuang takkan hilang. Saya akan bayar dengan kerja lebih keras agar harapan mereka terbayar,” tukasnya.(mib/fry/Redaksikota)

Pos terkait