Musnik V Serikat FSPMI Indopoly: Hadi Hermawan Tegaskan Soliditas dan Target Penambahan Anggota untuk Hadapi Tantangan Global

Musnik V Serikat FSPMI Indopoly: Hadi Hermawan Tegaskan Soliditas dan Target Penambahan Anggota untuk Hadapi Tantangan Global
Hadi Hermawan, Ketua Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PC SPAI FSPMI) Purwakarta.

Purwakarta, KPonline-Musyawarah Unit Kerja (Musnik) V Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk resmi digelar di Kantor Konsulat Cabang FSPMI Purwakarta. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Cabang SPAI FSPMI Purwakarta, Hadi Hermawan, pada Minggu (24/5/2026).

Dalam sambutannya, Hadi Hermawan mengawali dengan ucapan syukur dan mengapresiasi kehadiran para pengurus, anggota, serta perwakilan dari berbagai PUK yang turut hadir. Ia menegaskan pentingnya Musnik sebagai forum strategis organisasi, bukan sekadar agenda seremonial pergantian kepemimpinan.

“Musnik ini bukan hanya tentang pemilihan ketua, tetapi menjadi momentum evaluasi kinerja organisasi sebelumnya serta merumuskan program kerja untuk tiga tahun ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung dinamika organisasi yang berkembang, termasuk perubahan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) di tingkat SPAI yang masih dalam proses sinkronisasi dengan federasi. Menurutnya, segala keputusan terkait organisasi harus tetap berpijak pada musyawarah dan kesepakatan bersama di tingkat PUK.

Lebih lanjut, Hadi menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan ke depan. Ia mengingatkan bahwa kondisi ekonomi global yang tidak stabil berdampak langsung pada sektor industri, termasuk manufaktur.

“Tantangan ke depan tidak ringan. Kita harus tetap solid. Senang sama-sama, susah juga sama-sama. Organisasi ini milik kita bersama,” tegasnya.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah dorongan untuk meningkatkan jumlah anggota. Saat ini, PUK Indopoly tercatat memiliki sekitar 155 anggota. Hadi mendorong agar ada target pertumbuhan anggota secara konsisten setiap tahun.

“Minimal setiap tahun harus ada penambahan 10 sampai 15 anggota. Dalam tiga tahun, itu bisa bertambah hingga 40 atau 45 orang. Ini penting untuk memperkuat posisi organisasi, apalagi di perusahaan ada lebih dari satu serikat pekerja,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan dan komunikasi lintas PUK di lingkungan Konsulat Cabang. Menurutnya, interaksi antar anggota dari berbagai PUK akan memperkuat solidaritas dan memperluas wawasan organisasi.

“Jangan hanya berkumpul dengan kelompok sendiri. Bangun komunikasi dengan PUK lain agar kita semakin kuat sebagai satu keluarga besar,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Hadi Hermawan kembali memberikan sambutan sekaligus menutup Musnik V. Ia menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya atas dedikasi dan perjuangan yang telah diberikan.

“Setiap kepemimpinan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Yang baik dilanjutkan, yang kurang diperbaiki. Jangan saling membandingkan, karena setiap masa ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin ada masanya,” ungkapnya.

Ia juga berharap kepengurusan yang baru dapat lebih bersinergi dan memperkuat organisasi ke depan. “Soliditas dan komitmen bersama menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan yang akan datang,” pungkasnya.