MUSNIK 7 PUK SPAMK Kasen : Bersinergi Untuk Kesejahteraan Bersama

MUSNIK 7 PUK SPAMK Kasen : Bersinergi Untuk Kesejahteraan Bersama
Foto. Ocha

Bekasi, KPonline – Dengan mengusung tema “Bersinergi untuk Kesejahteraan Bersama”, Musyawarah Unit Kerja (MUSNIK) 7 PUK SPAMK FSPMI PT. Kasen Indonesia sukses digelar pada Sabtu (12/9/2026) di Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang, Bekasi. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 130 peserta yang kompak mengenakan kemeja putih-biru FSPMI.

MUSNIK 7 turut dihadiri sejumlah PUK sahabat serta jajaran pimpinan organisasi FSPMI, di antaranya Suparno, S.H. selaku Presiden FSPMI, Fresa selaku Ketua PC SPAMK FSPMI Bekasi, serta Samsul Arifin, S.H. dan Hidayah dari Bidang Organisasi PC SPAMK FSPMI Bekasi.

Turut hadir melalui sambungan Zoom Koki Mori, Vice Presiden Direktur PT. Kasen Indonesia. Sementara Bisri Mustofa selaku perwakilan manajemen PT. Kasen Indonesia hadir secara langsung memenuhi undangan MUSNIK 7.

Sejumlah mantan Ketua PUK Kasen juga hadir, di antaranya Wawan, Ketua PUK periode pertama; R. Tejo Sulaksono, Ketua periode kedua; serta Haerul Badri, Ketua periode ketiga.

Musnik Menjadi Ruang Menyatukan Pikiran dan Perjuangan, rangkaian kegiatan dipandu oleh Umi selaku pembawa acara. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Imanudin, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars FSPMI, serta sambutan dari sejumlah pihak.

Ketua Panitia MUSNIK 7, Sigit Hartanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MUSNIK merupakan ruang bagi anggota untuk menyampaikan gagasan dan pandangan.

“Dalam Musnik ini menjadi tempat menuangkan pikiran, menyampaikan pendapat dan memberikan pandangan. Namun, perbedaan jangan sampai memecah belah persatuan kita,” tegas Sigit.

Sementara itu, Sudarsono, yang mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua PUK Kasen, berpesan agar kepengurusan baru mampu menjaga serta melanjutkan perjuangan yang telah dibangun oleh para ketua sebelumnya.

“Ternyata menjaga apa yang telah didirikan dengan perjuangan oleh ketua terdahulu juga tidak mudah. Dengan Musnik, kita tentukan arah perjuangan PUK kita. Program kerja akan lebih baik, yang tadinya belum ada bisa diusulkan dalam program kerja, tentu dengan dukungan seluruh anggota,” ujar Sudarsono.

Dari pihak manajemen, Bisri Mustofa berharap MUSNIK dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi PUK sekaligus menjaga hubungan industrial yang harmonis dan keberlangsungan perusahaan.

“Mudah-mudahan Musnik kali ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan yang baik bagi PUK. Hubungan industrial tetap terjaga agar tumbuh kembang perusahaan terus berkelanjutan, sehingga kita tetap bisa bekerja di PT. Kasen Indonesia,” ungkap Bisri.

Hal senada disampaikan Koki Mori melalui sambungan Zoom. “Saya berharap hubungan industrial yang harmonis tetap terjaga antara PUK dan manajemen agar kita bisa melewati setiap tantangan dengan baik,” ucap Koki Mori.

Presiden FSPMI Suparno, S.H. menekankan pentingnya komunikasi dalam menjaga hubungan industrial antara serikat pekerja dan perusahaan. “Sangat penting hubungan industrial. Yang penting adalah komunikasi. Sekecil apa pun persoalan segera didiskusikan, karena ributnya internal PUK dan perusahaan itu biasanya menumpuk. Hal kecil tidak diobrolkan, lama-kelamaan menjadi masalah dalam hubungan industrial,” pesan Suparno.

Dalam kesempatan tersebut, Surohman, S.H., M.Kom., turut menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Bekasi. “Saya akan tetap berusaha semaksimal mungkin menjaga amanat yang kawan-kawan titipkan kepada saya sebagai perwakilan masyarakat di pemerintahan Kabupaten Bekasi, semampu dan sehormat-hormatnya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya di wilayah Dapil 1,” ucap Surohman.

Sementara itu, Ketua PC SPAMK FSPMI Bekasi, Fresa, menyampaikan sejumlah agenda perjuangan organisasi, termasuk pengawalan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang ditargetkan disahkan pada akhir Oktober 2026 serta pengawalan kebijakan upah tahun 2027.

Dalam kesempatan tersebut, Fresa sekaligus membuka secara resmi MUSNIK 7 PUK SPAMK FSPMI PT. Kasen Indonesia.

Riki Supriyatna Terpilih sebagai Ketua PUK Periode 2026 – 2029. Setelah seluruh rangkaian persidangan MUSNIK berlangsung hingga sore hari, MUSNIK 7 menghasilkan kepengurusan baru PUK SPAMK FSPMI PT. Kasen Indonesia periode 2026 – 2029.

Kepengurusan tersebut kemudian resmi dilantik oleh Hidayah selaku Bidang Organisasi FSPMI, dengan susunan sebagai berikut :

  1. Ketua  :  Riki Supriyatna
  2. Sekretaris : Hendro W
  3. Bendahara : Maman Istrianto, Imang H
  4. Bidang s dan Media : Wakil Ketua (Bestian PS), Wakil Sekretaris (Kartiko, Tri Wibowo, Samroni, Tantri)
  5. Bidang Pendidikan dan Olahraga : Wakil Ketua (Slamet H), Wakil Sekretaris (Nurhasanudin, Angger, Harun, Deni)
  6. Bidang PKB dan Perempuan : Wakil Ketua (Sigit H), Wakil Sekretaris (Ramdan SL, Umi, Zen, Wida, Suyatno, Suwandi)
  7. Bidang Upah, TAT & HI : Wakil Ketua (Fendi Indra W), Wakil Sekretaris (Bobi P, Andi P, Iqbal)
  8. Bidang K3 & Sosial : Wakil Ketua (Sudarsono), Wakil Sekretaris (Kardi, Suranto, Tatang, Soni Atno)

Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua PUK terpilih, Riki Supriyatna meminta dukungan seluruh anggota dan jajaran pengurus baru untuk bersama-sama menjalankan amanat MUSNIK 7 serta membawa PUK Kasen menjadi lebih baik.

Rangkaian MUSNIK 7 kemudian ditutup secara resmi oleh Samsul Arifin, S.H. Dalam sambutannya, ia mengingatkan pentingnya kader FSPMI untuk terus belajar dan tidak membatasi diri dalam perjuangan.

“Bagaimana kita menjadi anggota FSPMI yang terus belajar tanpa membatasi diri. Artinya, kader-kader di luar sana tidak harus berasal dari PUK yang besar. Intinya, bagaimana kawan-kawan berjuang sehormat-hormatnya dalam internal PUK,” pesan Samsul.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Munjizen. Seluruh peserta, tamu undangan, jajaran pengurus lama dan baru kemudian melakukan sesi foto bersama sebelum mengakhiri kegiatan.

MUSNIK 7 PUK SPAMK FSPMI PT. Kasen Indonesia menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus memperkuat sinergi antara anggota, serikat pekerja, dan manajemen dalam membangun hubungan industrial yang harmonis demi kesejahteraan bersama.