Mobil Komando Ambil Alih Aksi Buruh di PT Immortal Cosmedika Indonesia: Dari Orasi ke Goyang Solidaritas

Mobil Komando Ambil Alih Aksi Buruh di PT Immortal Cosmedika Indonesia: Dari Orasi ke Goyang Solidaritas

Depok, KPonline-Suara gemuruh perlawanan kembali menggema di depan gerbang PT Immortal Cosmedika Indonesia. Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar aksi solidaritas besar-besaran pada Selasa (19/5/2026).

Aksi yang mendapat instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FSPMI Jawa Barat ini berjalan tertib, militan, dan sarat akan semangat kebersamaan.
Sejak pagi hari, massa aksi buruh FSPMI telah memadati area depan pabrik.

Kehadiran armada vital organisasi, yakni Mobil Komando (MOKOM) FSPMI pun menjadi poros utama yang membakar semangat para buruh melalui pengeras suara yang menggelegar di sepanjang jalannya aksi. Dimana, tim MOKOM dengan setia mengawal dan membersamai massa dari awal hingga akhir orasi.

Menariknya, meski tensi aksi solidaritas sempat memanas demi memperjuangkan hak-hak buruh, suasana berubah menjadi lebih cair menjelang akhir kegiatan.

Sulistianto atau yang akrab dijuluki sebagai Presiden Mokom, mengambil alih kendali aksi melalui audio untuk memberikan sesi relaksasi psikologis bagi para peserta aksi yang sudah seharian berdiri di bawah terik matahari. Musik bernuansa hip-hop dangdut dari NDX AKA dan irama ska dari Tipe-X sengaja diputar dari atas mobil komando.

Langkah ini terbukti ampuh menyuntikkan energi positif, membuat ratusan buruh bergoyang bersama, melepas penat tanpa mengurangi esensi dari tuntutan perjuangan.

Aksi solidaritas tersebut akhirnya ditutup dengan tertib, aman, dan penuh semangat membara. Kendati bubar dengan damai, tim MOKOM bersama jajaran pengurus menegaskan bahwa ini bukanlah akhir dari perjuangan.

“Kami tim MOKOM bersama seluruh jajaran siap datang kembali ke PT. IMMORTAL dengan membawa massa aksi yang jauh lebih banyak dan berlipat ganda jika tuntutan kawan-kawan kami tidak segera dipenuhi,” tegas Heri dari atas Mobil Komando.