Merayakan HUT Kemerdekaan di Atas Reruntuhan

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Perempuan Jamkeswatch ini bernama Ela Tri Rahmawati. Dia bersama warga Cibitung Telaga Asih, Kabupaten Bekasi, tidak mau kalah dengan rakyat di seluruh Indonesia untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia.

Meskipun sudah ditinggal sebagian kerabat, saudara, teman, dan tetangganya yang sudah pindah dikarenakan menjadi korban gusuran tanah untuk pembangunan akses jalan tol Cibitung – Cilincing, namun mereka tetap mengadakan turnamen sepak bola ibu-ibu yang melawan remaja santri setempat dengan menggunakan kain sarung.

Begitulah, warga Cibitung Telaga Asih tetap semangat merayakan HUT kemerdekan RI yang ke 73 tahun. Meskipun harus dilakukan di atas tanah hasil doseran beko.

Pantulan demi pantulan bola yang jarang tepat sasaran membuat Ela  beserta warga setempat merasa semakin semangat untuk menendang bola yang dibatasi dengan kain sarung.

Meskipun hanya beberapa tetangga yang tersisa, tidak menyulutkan semangatnya untuk mengadakan perlombaan demi memeriahkan HUT RI.

Nining Mugiarti yang pernah tinggal jadi warga di kampung itu pun sengaja datang untuk ikut berpartisipasi dan gabung bersamanya.

“Saya tidak ingin mengubur masa kenangan saya bersama warga RT/RW 03 /05. Karena disini saya bisa belajar bagaimana bisa hidup rukun dan menjalin silaturahmi antar keluarga,” ujarnya.

“Acara sungguh sangat menarik. Lapangan yang kita pakai adalah jelas tanah hasil doseran beko. Saya berharap acara yang unik ini bisa viral. Karena masih ada Rakyat indonesia yang bener-bener Ngotot untuk merayakan Hari Ulang Tahun RI diatas tanah yang seadanya seperti ini,” ujarnya.

“Kami hanya warga tersisa RT/RW: 03/05 Cibitung Telaga Asih ini tidak ingin menuai tanpa cerita yang lebih pahit. Acara yang dilakukan ditengah-tengah reruntuhan rumah hasil doseran beko, semoga saja pemerintah setemapat masih membuka matanya untuk warga di sini,” ucap Ela.

Begitu banyaknya berbagai perlombaan yang dilakukan dalam perayaan Hari Ulang Tahun Republik indonesia yang ke 73 tahun. Perlombaan ini yang membuat daya tarik warga sekitar yang melintas. (Jhole)