Mengintip Persiapan Musnik PUK SPL FSPMI PT Asianet Spring Indonesia

Bekasi, KPonline – Buruh bersatu tak bisa dikalahkan, itulah slogan yang sering digaungkan kaum buruh. Suasana pagi yang menyejukan di lantai 2 hotel Grand Zury, Jababeka, Cikarang, Bekasi, Minggu (21/7/2019). Dengan suasana yang indah dipandang ketika organisasi FSPMI akan mengadakan agenda Musnik.

Tampak Garda Metal yang berseragam hitam berderet di parkiran menjaga keamanan agenda musnik PUK SPL FSPMI PT Asianet Spring Indonesia. Para panitia yang disibukan dengan tugasnya pun tidak menjadikan suasana di hotel Grand Zury semakin ramai dipadati tamu undangan. Salah satu panitia sempat menjelaskan bahwa agenda Musnik yang dilakukan sekarang sedikit perbedaan dari sebelumnya.

“Sengaja Musnik ini dilakukan di hari libur, supaya anggota yang tergabung dalam PUK SPL FSPMI PT Asianet Spring Indonesia bisa menghadirinya. Selain untuk menyampaikan hasil laporan selama PUK berjalan, ada beberapa yang harus disampaikan kepada anggota dalam pergerakan kita sebagai buruh di Bekasi,” ucap salah satu panitia Musnik.

Banyak regulasi atau pun kebijakan yang diluncurkan pemerintah, tidak membuat kaum buruh yang berada di Bekasi diam dalam pergerakannya. Ketika kaum buruh merasa dipersempit dalam setiap ruang geraknya, banyak hal yang harus diperjuangkan khusunya untuk kaum buruh yang ada di Indonesia.

“Ini bagian dari pergerakan kita bersama dalam memperjuangkan hak kita sebagai kaum buruh. PP 78/2015 cukup merugikan kita sebagai buruh, dimana upah kita merasa dikebiri,” tambah tamu undangan yang hadir dalam Musnik itu. (Jhole)

Facebook Comments