Bekasi, KPonline – Menembus barisan pabrik di kawasan industri Cikarang, lima perwakilan PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia yang dipimpin langsung oleh Ketua Serikat, Edi Supriyanto, mengemban satu misi strategis menjemput bukti bahwa ruang kerja yang ramah anak bukan sekadar mimpi.
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memperjuangkan hadirnya fasilitas daycare di PT NOK Indonesia melalui meja perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).
Tiba di lokasi, rombongan disambut hangat oleh perwakilan HRD PT Omron Manufacturing of Indonesia beserta jajaran pengurus Serikat Pekerja PUK SPEE FSPMI PT Omron.
Dimulai dari Keselamatan, Melangkah ke Gagasan Besar prosedur tetap ruang industri selalu diutamakan.
Sebelum diskusi teknis dimulai, seluruh peserta mengikuti sesi safety induction untuk memastikan standar keselamatan kerja tetap terjamin selama kunjungan berlangsung.
Seusai pembekalan keselamatan, agenda berlanjut ke pemaparan di ruang pertemuan bersama perwakilan HRD PT Omron Manufacturing of Indonesia M. Herfin, Winda, Ruli, dan Adi serta perwakilan Serikat Pekerja FSPMI PT Omron, Jatmiko dan Aisah. Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif.
Dalam pemaparannya, perwakilan HRD menjelaskan latar belakang berdirinya fasilitas daycare (Penitipan Anak) di lingkungan PT Omron. Sebagai perusahaan yang mayoritas pekerjanya adalah perempuan, penyediaan fasilitas pendukung bagi pekerja perempuan tentu menjadi prioritas utama.
Fasilitas ini lahir dari komitmen menciptakan lingkungan kerja yang ramah keluarga (family-friendly workplace), membantu para pekerja agar dapat berproduksi secara maksimal tanpa harus diliputi rasa cemas terhadap pengasuhan buah hati mereka selama jam kerja.
Terkait operasional harian, pengelolaan daycare diserahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga yang profesional dan berpengalaman di bidang pengasuhan anak. Dengan menyerahkan pengelolaan kepada ahlinya, standar keamanan, higienitas, program edukasi anak, hingga rasio pengasuh dapat terjaga secara optimal dan akuntabel.
Melihat Langsung Rumah Kedua Pekerja
Rangkaian acara dilanjutkan dengan peninjauan lapangan (plant tour) menuju lokasi daycare. Tim perwakilan PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia melihat langsung bagaimana ruangan dirancang penuh warna, lengkap dengan sarana edukasi, area istirahat yang aman, dan suasana yang tenang di tengah kompleks manufaktur.
Ketua PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia, Edi Supriyanto, menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan keterbukaan pihak PT Omron Manufacturing of Indonesia serta SPEE FSPMI PT Omron dalam menerima kunjungan tersebut.
Ia menilai studi banding ini menjadi bagian penting dalam memperjelas bagaimana fasilitas daycare dapat diterapkan di lingkungan perusahaan, sekaligus menjadi bahan penguatan argumentasi dalam proses perundingan PKB.
Bagi perwakilan PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia, kunjungan ini memberikan gambaran konkret bahwa penyediaan fasilitas pengasuhan anak di tempat kerja bukan sekadar wacana, melainkan investasi sosial yang nyata.
Data, gambaran operasional, serta skema pengelolaan dari pihak ketiga yang diperoleh dari Omron ini akan dirumuskan menjadi poin aspirasi resmi untuk dibawa ke meja perundingan PKB mendatang di PT NOK Indonesia.