Koperasi Solidaritas Pekerja Bogor Jalin Kerjasama dengan Perusahaan Pengembang Perumahan

Bogor, KPonline – Rumah merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap manusia, entah dalam bentuk rumah on the ground, apartemen, rumah kontrakan ataupun bentuk-bentuk tempat tinggal lainnya.

Mau tidak mau, kebutuhan sandang, pangan dan papan adalah 3 hal pokok yang harus dipenuhi setiap orang.

Tetapi, apakah dengan upah bagi kaum buruh Indonesia yang saat ini sangat rendah jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN, kaum buruh di Indonesia mampu membeli rumah dengan kategori standar?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Willa Faradian penggagas sekaligus pendiri Koperasi Solidaritas Pekerja Bogor, menyempatkan diri untuk bertemu dan menyampaikan beberapa hal penting kepada Yoda Pratama Direktur PT. Anugrah Saraswati Abadi.

Yoda sendiri merupakan mantan Koordinator Area Garda Metal Bogor wilayah Cileungsi-Klapa Nunggal diawal-awal berdirinya Garda Metal Bogor.

“Saat ini PT. Anugrah Saraswati Abadi sedang menggarap lahan untuk dijadikan perumahan rakyat yang bersubsidi tentunya. Untuk tahap awal ada 5 hektare dari 20 hektare yang akan kami garap. Awal Agustus 2018 yang lalu, pembangunan tahap awal sudah dilaksanakan” imbuh Yoda.

Berdasarkan pantauan Tim Media Perdjoeangan Bogor yang mengunjungi lahan perumahan yang terletak di Desa Sukamanah Kecamatan Jonggol, letak perumahan tersebut cukup strategis.

Hanya sekira 200 meter dari jalan provinsi Jalan Raya Cileungsi-Jonggol atau biasa disebut dengan Pertigaan Cibucil.

“Visi dan misi kedepannya, agar masyarakat bisa memiliki rumah tinggal yang layak huni. Karena saya paham betul, bagaimana rasanya ngontrak rumah selama bertahun-tahun. Khusus kaum buruh, strategis juga perumahan ini. Dekat dengan Cileungsi dan Cibubur. Bahkan ke Cikarang, Bekasi malah lebih dekat lagi,” jelas Yoda.

Desa Sukamanah memang masuk ke wilayah Kabupaten Bogor, akan tetapi untuk akses ke perkotaan lebih ke wilayah Cikarang, Bekasi.

“Jadi langkah ekspansi, kawan-kawan buruh di seputaran Cikarang, Bekasi akan kami sasar sebagai calon penghuni perumahan Griya Cibucil Permai ini” sambil mempromosikan klaster perumahan yang sedang ia garap, Yoda mengajak berkeliling Willa Faradian beserta rombongan melihat-lihat proyek pembangunan perumahan tersebut.

“Ada kemungkinan besar, Koperasi Solidaritas Pekerja Bogor akan menjalin kerjasama dalam pembiayaan perumahan bersubsidi khusus pekerja atau buruh di Bogor,” ungkap Willa Faradian disela-sela kesibukannya sebagai Ketua Konsulat Cabang FSPMI Bogor sekaligus calon anggota legislatif DPR-RI.

“Selain di wilayah Cileungsi, kami juga sudah mendapatkan tawaran kerjasama perumahan dari perusahaan property di wilayah Leuwiliang dan Bojong Gede. Sehingga para pekerja bisa memilih rumah sesuai kemampuan, sesuai kebutuhan dan juga lokasi perumahannya,” jelas Willa Faradian yang juga merupakan Vice President FSPMI Bidang Pengupahan.

“Untuk harga sudah pasti bersubsidi, murah jika dibandingkan dengan harga perumahan standar. Rumah Nyaman harga kawan,” tambah Willa kepada awak Media Perdjoeangan Bogor. (RDW)