Ketuk Langit, Buruh Bersujud di Masjid Agung Sidoarjo

  • Whatsapp

Sidoarjo, KPonline – Dalam perjalanan menuju kantor Gubernur Jatim Jl. Pahlawan No.110, Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Puluhan Bus yang mengangkut ribuan buruh dari Pasuruan dan sekitarnya terlebih dahulu berhenti di Masjid Agung Sidoarjo untuk melaksanakan kewajibannya sebagai muslim yakni Sholat Dhuhur.

Bacaan Lainnya

Masa aksi yang terdiri dari gabungan dari berbagai elemen Serikat Pekerja/Serikat Buruh ini bersujud terlebih dahulu memanjatkan do’a agar aksi hari ini (19/11/2020) berjalan lancar dan sesuai harapan kaum buruh.

Perlu diketahui bahwasanya buruh/pekerja ini menuntut Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk :

1. Mengabaikan SE Menaker nomor : M/11/HK.04/X/2020 yang mengehendaki tidak ada kenaikan upah minimum pada tahun 2021, sebagaimana yang telah dilakukan Gubernur Khofifah pada saat penetapan upah minimum provinsi (UMP) Jawa Timur tahun 2021.

2. Menaikkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di masing-masing daerah sebesar Rp600.000,-.

3. Menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) dan upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK) secara bersamaan, selambat-lambatnya tanggal 20 November 2020.

4. Merekomendasikan kepada Pemerintah Pusat c.q. Menteri Ketenagakerjaan RI agar merevisi Permenaker No. 18 tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 21 Tahun 2016 Tentang Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

5. Perkecil disparitas upah minimum di Jawa Timur.

(Dede Faisal RA)

Pos terkait