Bekasi, KPonline – Ketua PUK SPLP FSPMI PT Marsol Abadi Indonesia, Budi Lahmudi, S.H., M.H., mengucapkan selamat Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April.
Selain memberi ucapan selamat, ia juga menyempatkan hadir di tengah kegiatan Perempuan Metal FSPMI Bekasi yang dipusatkan di pertigaan lampu merah Cibitung pada Senin, 21 April 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari aksi ‘Perempuan Metal FSPMI Bekasi Berbagi’ dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026.
Dalam kesempatan itu, Budi menyampaikan apresiasi tinggi kepada para kader perempuan FSPMI yang terus konsisten berjuang.
“Kami apresiasi terhadap perempuan yang selalu berdiri di tengah perjuangan serikat pekerja dalam membela hak-hak pekerja dan masyarakat,” katanya.
Budi menilai peran perempuan di serikat pekerja sangat vital. Menurutnya, banyak agenda perjuangan yang berhasil dikawal karena adanya keberanian dan ketekunan kader perempuan, mulai dari isu upah, jaminan sosial, hingga penghapusan kekerasan di tempat kerja.
“Semangat Kartini itu nyata di FSPMI. Perempuan tidak lagi di belakang layar. Mereka pimpin rapat, mereka negosiasi PKB, mereka juga turun ke jalan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Hari Kartini harus menjadi momentum untuk mendorong keterlibatan perempuan lebih luas dalam struktur dan pengambilan keputusan serikat.
“Kalau kita bicara keadilan, maka keadilan itu juga harus berlaku di dalam rumah kita sendiri, yaitu organisasi. Ruang untuk perempuan harus dibuka lebar,” tambah Budi.
Kehadiran Ketua PUK SPLP FSPMI PT Marsol Abadi Indonesia di lokasi kegiatan disambut baik oleh peserta aksi. Para perempuan metal yang sedang membagikan makan siang kepada warga mengaku semakin termotivasi dengan dukungan dari pimpinan PUK.
Momentum Hari Kartini 2026 ini diharapkan memperkuat konsolidasi perempuan di FSPMI, khususnya di Kabupaten dan Kota Bekasi, agar semakin berani bersuara dan mengambil peran dalam perjuangan kelas pekerja. (Yanto)