Jakarta, KPonline-Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) DKI Jakarta, Winarso, memberikan apresiasi tinggi kepada Garda Metal DKI Jakarta, khususnya kepada jajaran panitia pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) IV Garda Metal DKI Jakarta yang dinilainya mampu menuntaskan seluruh tahapan persiapan dengan baik di tengah berbagai keterbatasan dan tekanan yang dihadapi. 21/6/2026
Dalam sambutannya pada Musda IV Garda Metal DKI Jakarta yang digelar di Kantor DPW FSPMI DKI Jakarta, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Winarso menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan forum organisasi tersebut membuktikan Garda Metal tetap menjadi elemen yang dapat diandalkan dalam menjalankan amanah organisasi.
Menurutnya, tekanan yang dihadapi panitia tidak hanya berkaitan dengan persoalan biaya dan keterbatasan waktu, tetapi juga tekanan internal untuk memastikan seluruh bidang kepanitiaan bekerja secara maksimal. Namun, seluruh tantangan itu justru mampu dijawab dengan kerja kolektif dan semangat militansi yang menjadi ciri khas Garda Metal.
Winarso secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Ketua Organizing Committee (OC), Daniel Sinurat, yang dinilainya telah menunjukkan pengorbanan dan dedikasi luar biasa hingga Musda IV Garda Metal DKI Jakarta dapat terlaksana sesuai rencana. Ia menilai kerja keras yang dilakukan Ketua OC bersama seluruh panitia menjadi bukti nyata kekuatan kader-kader Garda Metal dalam menjalankan tugas organisasi.
“Saya hanya memantau dan sesekali memberikan masukan serta pandangan. Selebihnya, Garda Metal yang bekerja. Dan sekali lagi terbukti, Garda Metal selalu bisa diandalkan dalam mengemban tugas-tugas organisasi FSPMI,” ujar Winarso di hadapan peserta Musda.
Di hadapan para pimpinan organisasi FSPMI Winarso juga menyampaikan pesan penting mengenai kepemimpinan. Menurutnya, seorang pemimpin tidak memerlukan retorika yang berlebihan, tetapi cukup memberikan contoh nyata yang dapat diteladani oleh seluruh anggota. Keteladanan, kata dia, merupakan fondasi utama dalam membangun disiplin organisasi.
Ia mencontohkan disiplin waktu yang ditunjukkan para pimpinan Garda Metal dalam pelaksanaan Musda IV. Pangkornas Garda Metal Supriyadi atau Piyonk telah hadir sejak pukul 07.00 pagi, bahkan Sekretaris Nasional Garda Metal, Isnaini Marzuki, datang lebih awal dan memilih menginap di Kantor DPW FSPMI DKI Jakarta demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.
Bagi Winarso, sikap tersebut merupakan gambaran nyata bahwa kepemimpinan harus dimulai dari keteladanan, bukan sekadar perintah dan pidato. Pemimpin yang hadir lebih dahulu dan menunjukkan disiplin, menurutnya, akan melahirkan budaya organisasi yang kuat dan menjadi contoh bagi seluruh anggota di bawahnya.
Dalam kesempatan itu, Winarso juga meminta izin dan menyampaikan pandangannya kepada Presiden FSPMI terkait dinamika organisasi yang berkembang pasca Kongres dan Munas FSPMI 2026. Ia mengakui telah terjadi berbagai perubahan yang menuntut adanya penyesuaian dan konsolidasi di tingkat wilayah.
Karena itu, setelah pelaksanaan Musda IV Garda Metal DKI Jakarta, DPW FSPMI DKI Jakarta akan melakukan pembenahan internal dan penataan ulang organisasi agar semakin tegak lurus dalam menjalankan garis perjuangan FSPMI, khususnya di wilayah DKI Jakarta. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat soliditas dan memastikan arah organisasi tetap berada pada jalur perjuangan yang telah ditetapkan.
Winarso menegaskan bahwa konsolidasi bukan sekadar penataan struktur, melainkan upaya mengembalikan disiplin, loyalitas, serta kesamaan visi dalam menghadapi tantangan perjuangan kaum buruh ke depan. Dengan organisasi yang tertata dan solid, FSPMI DKI Jakarta diharapkan mampu mengambil peran yang lebih strategis baik di tingkat wilayah maupun nasional.
Mengakhiri sambutannya, Winarso secara resmi membuka Musyawarah Daerah IV Garda Metal DKI Jakarta. Ia mengucapkan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta dan berharap forum tersebut mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang amanah, istiqomah, serta bertanggung jawab dalam meneruskan estafet kepemimpinan dan menjaga keberlangsungan perjuangan organisasi FSPMI di masa mendatang, baik di tingkat daerah maupun nasional.