Karawang Darurat Upah Minimum Sektoral, KBPP Bakal Turun ke Jalan

Karawang, KPonline – Buruh yang tergabung dalam Koalisi Buruh Pangkal Perjuangan yang kita kenal dengan singkatan KBPP akan aksi turun ke jalan untuk mencabut Permenaker Nomor 15 Tahun 2018, Jum’at (30/11/2018).

KBPP yang terdiri dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dengan 4 PC SPA nya terdiri dari SPAMK, SPL, SPEE, SPAI dan 2 pilarnya Garda Metal Karawang dan Media Perdjoeangan Karawang.

Bacaan Lainnya

Sedangkan dari SPSI dengan 6 DPC nya, dari FSPEK dan PPMI dengan beberapa DPC nya dengan masing masing akan membawa mobil Komandonya karena ini menunjukan Karawang darurat upah Minimum Sektoral Tahun 2019.

Aksi Turun ke jalan ini akan di laksanakan pada hari rabu tanggal 12 Desember 2018 di mana menunjukan akan menjadi sejarah perburuhan di Karawang dengan singkatan 12-12-2018.

Permenaker Nomor 15 tahun 2018 yang di sahkan pada tanggal 23 November 2018 terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten seluruh Indonesia.

KBPP Karawang rencananya akan menurunkan anggotanya dari masing masing Federasi mengirimkan 500 anggota saja, maka masa yang akan turun ke jalan sebanyak 2000 buruh Karawang bahkan bisa melebihi yang akan ditargetkan apabila terjadi all out turun ke jalan dari masing masing Federasi.

Harapan kaum buruh Karawang yang tergabung KBPP Karawang agar Pemerintah Kabupaten Karawang memenuhi tuntutan buruh untuk mendukung mencabut dan tidak memakai atau menjalankan Permenaker No. 15 tahun 2018, selain itu juga untuk menolak PP No. 78 tahun 2015 dan Naikan UMSK Karawang tahun 2019 sebesar 17,3 %

Buruh harus kembali bergerak. Rapatkan barisan dan satukan tekad. (Red. Hasan)

Pos terkait