Kahar S Cahyono : Semoga Pijar (Perhimpunan Jurnalis Rakyat) Abadi Sampai Akhir Hayat

Kahar S Cahyono : Semoga Pijar (Perhimpunan Jurnalis Rakyat) Abadi Sampai Akhir Hayat

Jakarta, KPonline – Pengurus Pusat Perhimpunan Jurnalis Rakyat (Pijar) menyelenggarakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang telah menginjak Usia ke Dua Tahun. Meskipun pada dasarnya Anniversary Pijar ini jatuh pada tanggal 10 Juni tetapi peringatan yang digelar oleh Pengurus ini tak kalah meriah. Acara yang digelar di Sekretariat Exco Partai Buruh ini memberikan warna tersendiri dengan Pemotongan Kue Ulang Tahun yang Kedua sambil menyanyikan Lagu selamat ulang tahun dari Jamrud dan makan bersama sama dengan Nasi Tumpeng yang di hiasi dengan lauk pauk nya. Jum’at (14/6/24).

Ketua Bidang Infokom, Media dan Propaganda Exco Pimpinan Pusat Partai Buruh Kahar S Cahyono menyampaikan tentang suatu kalimat yang terkenang dalam pikirannya, ucapan Pramoedya Ananta Toer seorang sastrawan yang lahir di Blora pada 6 Februari 1925 dengan nama lengkap Pramoedya Ananta Mastoer bahwa “Orang boleh pandai setinggi apapun, orang boleh berbuat sebanyak apapun, tapi kalau dia tidak pernah menulis, tidak pernah menjalankan jalan cerita hidupnya, tidak pernah menceritakan jalan pikirannya, tidak pernah mempublikasikan apa yang dia perbuat, maka dia akan hilang dari masyarakat dan dia hilang dari sejarah”, ucapnya

Bacaan Lainnya

“Menulis adalah bekerja untuk keabadian, Partai Buruh saya kira bisa melakukanya, Tirto Adhi Soerjo yang dikenal sebagai Bapak Wartawan Indonesia atau Bapak Pers Indonesia. Yang lahir di Blora, Jawa Tengah pada 1880 dan diabadikan menjadi pahlawan nasional. Pada tahun 1907 Tirto mendirikan sebuah surat kabar bernama Medan Prijaji dengan modal sendiri. Medan Prijaji menjadi surat kabar nasional pertama di Indonesia yang berbahasa melayu “, tambahnya

oppo_0

“Raden Mas Djokomono Tirto Adhi Soerjo disebut sebagai Bapak Wartawan Indonesia dan salah satu pahlawan kita karena jasanya sebagai perintis jurnalistik di Indonesia. Tirto juga merupakan tokoh pendiri surat kabar pertama di Indonesia yang berbahasa melayu dan mengabarkan melalui tulisannya organisasi yang pro dengan Buruh yaitu Sarikat Priyayi pada tahun 1609”, ungkapnya kahar

Lebih lanjut dia mengatakan seperti Hari ini kita Pijar berkumpul di ruangan ini yang merupakan Sayap Partai buruh sebagai Perkumpulan Jurnalis yang tergabung dari beberapa element yang ada di partai buruh mulai dari Pimpinan Pusat, Wilayah dan Daerah. Jangankan mereka yang berada di Batam, Sulawesi, apalagi yang ada di Papua, di lantai dua ataupun di lantai satupun tidak ada yang tahu apa yang kita kerjakan di sini. Klo ketika memberitakan maka semua orang akan tau. Maka pijar bekerja dan melakukan itu, meletakan visi dan misi nya itu supaya apa yang di kerjakan oleh partai buruh bisa diketahui semua orang dan pada akhirnya dengan itu di sampaikan maka semua orang akan berbondong bondong untuk memenangkan keberadaan Partai Buruh.

Kahar S Cahyono yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Infokom, Media dan Propaganda Exco Pusat Partai Buruh ini mengucapkan selamat ulang tahun untuk Perhimpunan Jurnalis Rakyat (Pijar) yang kedua “Semoga Pijar abadi sampai akhir hayat, sampai kita tidak ada lagi di dunia ini, apa yang kita cita citakan, apa yang kita perjuangkan itu akan terus di kenang dan terus di lanjutkan”, tutupnya