Kadisnakertrans DKI : Saya akan libatkan Koalisi Buruh Jakarta

  • Whatsapp

Bogor, KPonline – Seperti yang diberitakan sebelumnya, acara Konsolidasi KBJ yang digelar di daerah Cisarua-Bogor berlangsung selama dua hari ( 9/3/2019 ).

Beberapa saat sebelum Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Andri Yansyah meninggalkan Training Center FSPMI dalam acara Konsolidasi KBJ, Budi Ompong dan brada selaku kontributor KPonline menyempatkan untuk wawancara kepada Pak Kadisnakertrans, berikut wawancaranya :

Bacaan Lainnya

1. Pandangan Bapak sebagai Kadisnakertrans di DKI terkait dengan saat ini memasuki Revolusi Industri 4.0?

Andri Yansyah ; “Revolusi 4.0 memang suatu keniscayaan, tetapi pak Gubernur selalu mengatakan bahwa, kompetensi kualitas dari pada pekerja, mau tidak mau harus juga ditingkatkan, sehingga pekerja/buruh di DKI Jakarta bisa mengikuti Revolusi Industri 4.0 yang akan diterapkan”.

2. Penerapan Kartu Pekerja Jakarta di DKI seperti apa?

Andri Yansyah : ” Kartu Pekerja Jakarta adalah program pak Gubernur untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja yang ada di DKI Jakarta, dengan Kartu Pekerja, banyak sekali manfaat-manfaat yang bisa dirasakan pekerja itu sendiri menjadi anggota Jakgrosir, transportasi gratis di seluruh koridor, mendapatkan subsidi pangan, dan untuk anak-anak para pekerja mendapatkan KJP plus, selanjutnya mekanisme mendapatkan KJP itu sendiri, kami Dinas Tenaga Kerja bekerja sama dengan Dinas-Dinas yang lain untuk melakukan penggagarannya, sedangkan untuk menentukan orang-orangnya atau pekerja-pekerja yang mendapatkan Kartu Pekerja itu sendiri dan kita juga melibatkan pihak Serikat Pekerja melalui Federasi, jadi rekomendasi yang diberikan oleh Federasi itulah yang kita validasi dan kemudian kita serahkan ke Bank DKI untuk segera dilakukan pencetakan Kartu Pekerja itu sendiri.

3. Pandangan bapak ketika kawan2 Asosiasi ingin melakukan gugatan perihal UMSP?

Andri Yansyah ; “UMSP yang sudah kita tetapkan itu melalui perdebatan, diskusi dan kajian yang panjang, sehingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menetapkan UMSP DKI Jakarta, terkait apakah itu ada gugatan, sanggahan atau ada keberatan dari pihak asosiasi itu hal yang biasa, sehingga kita mempunyai kesempatan untuk mengukur, apakah Pergub ini sesuai atau tidak, malah kita tuh sangat menyambut baik”.

4. Menanggapi permasalahan2 yg ada saat ini di DKI, contohnya FNG terkait BPJS, apa tanggapan bapak?

Andri Yansyah ; “Untuk PT. FNG, saya mungkin belum bisa jawab secara detail karena memang keputusannya baru-baru, karena kita terus lakukan konsultasi, koordinasi terkait langkah-langkah berikutnya”.

5. Bagaimana pandangan bapak perihal Koperasi Pekerja?

Andri Yansyah ; “Setelah kemarin dibuka oleh Gubernur Anies Baswedan, gerai atau koperasi pekerja, sehingga koperasi ini bisa menjadikan produk perekonomian baru, khususnya bagi para pekerja.

Tahap berikutnya kita akan melakukan lagi verifikasi terkait masalah usulan-usulan yang telah disampaikan oleh pihak SPSI LEM, ada 10 lokasi lagi yang akan kita survey, kalau memeniuhi syarat, bisa langsung dijadikan koperasi”.

6. Apa pandangan bapak terhadap Koalisi Buruh Jakarta?

Andri Yansyah ; “Pak Gubernur itu sudah menerapkan program City 4.0, langsung saja ditingkat 4, yaitu dalam setiap kali melakukan kebijakan atau penyusunan program-program, selalu melibatkan “stakeholder” terkait, termasuk didalamnya Koalisi Buruh Jakarta, untuk menerapkan dan melaksanakan yang berhubungan dengan kesejahteraan buruh secara otomatis, kita harus berkolaborasi dengan KBJ, sehingga program-program yang nanti akan diterapkan langsung menyentuh pekerja itu sendiri, jadi Koalisi Buruh Jakarta akan saya libatkan”. *(brd)

Pos terkait