Cilegon, KPonline-Pemerintah Kota Cilegon dan serikat pekerja atau serikat buruh (SP/SB) menggelar Seminar Ketenagakerjaan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026 tingkat kota Cilegon.
Acara yang berlangsung pada Senin, (4/5/2026) dan mengusung tema “Mitigasi Resiko Ketenagakerjaan Akibat Krisis Energi Global: Dari Inflasi hingga Ancaman PHK” ini berlangsung khidmat dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.
Acara hari ini berlangsung di Pusdiklat krakatau Steel Cilegon, dan sebagai bukti Sinergi antara pemerintah, pengusaha dan serikat pekerja dalam Menghadapi Tantangan ekonomi dan kondisi ketenagakerjaan saat ini.
Hadir secara langsung, Wali Kota Cilegon memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen buruh yang tetap menjaga kondusivitas kota di tengah dinamika ekonomi global.
Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi fluktuasi ekonomi yang dipicu oleh krisis energi dunia.
“Kita tidak bisa menutup mata terhadap tantangan inflasi dan potensi efisiensi industri. Namun, melalui dialog seperti hari ini, kita mencari jalan tengah agar roda ekonomi Cilegon tetap berputar tanpa mengorbankan kesejahteraan pekerja,” ujar Wali Kota Cilegon.
Turut hadir dalam acara ini unsur Forkopimda Kota Cilegon, Kapolres Cilegon, Dandim 0623 Cilegon dan perwakilan berbagai Serikat federasi serikat pekerja/buruh se-Kota Cilegon. Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.
Pembicara dalam seminar ketenagakerjaan hari ini:
1. Kapolres Cilegon (Pihak pemerintah)
2. Kahar. S Cahyono (Pihak Pekerja)
3. Aulia Siregar (Apindo)
Poin Utama Mitigasi Ketenagakerjaan 2026
Dalam seminar tersebut, dibahas beberapa langkah strategis untuk meminimalisir dampak krisis, antara lain:
•Adaptasi Industri: Mendorong perusahaan melakukan efisiensi energi tanpa harus melakukan pemangkasan tenaga kerja.
Optimalisasi program perlindungan sosial bagi pekerja yang terdampak inflasi.
•Peningkatan Skill: Pelatihan ulang (reskilling) bagi buruh agar lebih adaptif terhadap teknologi hemat energi.
Sisi Humanis May Day 2026 dikota Cilegon menyelenggarkan sunatan Massal dan Donor Darah.
Hal ini menjadi berbeda dengan peringatan yang identik dengan aksi turun ke jalan, May Day 2026 di Kota Cilegon diwarnai dengan aksi kemanusiaan. Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia menyelenggarakan dua kegiatan utama:
1. Sunatan Massal: Diikuti oleh puluhan anak dari keluarga pekerja di sekitar wilayah industri.
2. Donor Darah: Berhasil mengumpulkan ratusan kantong darah yang disalurkan melalui PMI Kota Cilegon untuk membantu ketersediaan stok darah daerah Cilegon.
Ketua panitia penyelenggara menyebutkan bahwa kegiatan sosial ini adalah bentuk nyata bahwa serikat buruh dan pemerintah hadir untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas Menuju Cilegon yang Tangguh.
Peringatan Hari Buruh tahun ini menjadi momentum refleksi bahwa tantangan global seperti krisis energi harus dihadapi dengan kepala dingin dan tangan yang saling bergandengan.
Dengan semangat kebersamaan, Kota Cilegon optimistis mampu melewati ancaman resesi maupun PHK melalui dialog yang konstruktif.
Bukan hanya seminar ketenaga kerjaan. Acara hari ini juga memberikan hiburan dan doorprice untuk peserta yang hadir dalam acara ini.
Harapan buruh kota Cilegon, Acara ini bisa memberikan wawasan yang lebih luas dalam rangka krisis global berupa inflasi dan PHK sehingga buruh bisa lebih mempersiapkan jika hal tersebut terjadi.