Jurus Budeg Ala Jamkeswatch: Ora Urus yang Penting Pasien Dirawat

Bekasi, KPonline – Beberapa bulan lalu, relawan Jamkeswatch menemui kendala saat advokasi pasien di salah satu rumah sakit. Waktu itu bu Miyah, asal Cikaramg Utara, Bekasi, didiagnosis TBC. Kondisinya deng drop. Membutuh ruangan ICU isolasi.

Dokter menerangkan bahwa pasien harus segera ditangani soalnya sudah parah dan Rumah Sakit tersebut penuh ruangan ICU isolasinya. Hanya ada satu dan sudah terpakai.

Salah satu relawan Jamkeswatch menanyakan kepada dokter. “Sudah dok ngomongnya,kalau belum silahkan lanjut.” ucap salah satu jamkeswatch yang sedang berhadapan dengan Dokter diIGD.

Dokter IGD pun menjawab, “Sudah.”

Kemudian si relawan mengatakan, “Kalau dokter sudah bicara, sekarang saya yg bicara. Tolong dirawat ya.”

“Abang paham gak apa yang saya bicarakan.” Kata dokter dengan nada kesal.

Si relawan kembali menjawab, “Ya, paham. Harus dirawat.” Ujarnya dengan nada santai.

Dengan muka berubah kemerahan Dokter IGD itu pun langsung nyamperin Jamkeswatch yang satunya lagi, yang dari tadi tidak mengeluarkan sepatah kata sedikit pun seraya menanyakan dengan nada berbisik, apakah temennya tersebut budeg (tuli).

Jamkeswatch yang dari tadi diam seribu bahasa pun menjawabnya dengan santun, “Ia, emang budeg dia mah, Dok.”

Alhamdulillah akhirnya pasien di rawat. (Jhole)

Facebook Comments