Bekasi, KPonline – Kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dalam aksi besar. Bagi PUK SPLP FSPMI PT Garuda Yamato Steel, berbagi sarapan menjadi salah satu cara sederhana untuk membangun kebersamaan dan mempererat silaturahmi di lingkungan kerja.
Hal itu ditunjukkan melalui kegiatan “Jumat Berkah” yang digelar pengurus PUK SPLP FSPMI PT Garuda Yamato Steel pada Jumat, 18 September 2026.
Informasi yang dihimpun Koran Perdjoeangan, sebanyak 200 porsi sarapan dibagikan kepada karyawan PT Garuda Yamato Steel. Kegiatan dimulai sekitar pukul 06.30 WIB di depan pintu masuk pabrik.
Para pengurus PUK turun langsung membagikan nasi bungkus dan air mineral kepada karyawan yang hendak memasuki area perusahaan untuk menjalankan aktivitas dan shift pagi.
Kegiatan tersebut bukan sekadar membagikan makanan, tetapi menjadi momentum untuk membangun kedekatan antara pengurus serikat dengan para pekerja di lingkungan perusahaan.
Saat dikonfirmasi mengenai sumber biaya pengadaan sarapan, Bidang Sosial Ekonomi (Sosek) PUK SPLP FSPMI PT Garuda Yamato Steel, Suhartono, menjelaskan bahwa seluruh biaya berasal dari dana patungan para pengurus PUK.
“Ini murni dari urunan pengurus. Niatnya sedekah sekaligus mempererat silaturahmi dengan anggota dan karyawan lain,” ujar Suhartono.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif yang terus dilakukan. Program Jumat Berkah rencananya akan digelar secara rutin setiap Jumat dengan mengangkat tema “Sedikit Kebaikan Dari Kita Berarti Besar Buat Mereka.”
Sementara tagline yang diusung adalah “Berbagi Hari Ini, Berkah Sepanjang Hari.”
Program ini menjadi salah satu bentuk kehadiran PUK SPLP FSPMI PT Garuda Yamato Steel di tengah-tengah anggota dan pekerja. Serikat pekerja tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan hubungan industrial atau ketika harus melakukan advokasi terhadap hak-hak pekerja, tetapi juga berupaya membangun kepedulian melalui kegiatan sosial.
Menariknya, sasaran penerima program tidak dibatasi hanya bagi anggota serikat. Seluruh karyawan, baik yang sudah menjadi anggota maupun yang belum bergabung dengan serikat pekerja, mendapatkan kesempatan yang sama untuk menerima sarapan.
Pesan yang ingin dibangun sederhana yaitu berbagi tidak mengenal batas keanggotaan.
Melalui Jumat Berkah, PUK SPLP FSPMI PT Garuda Yamato Steel ingin menunjukkan bahwa solidaritas di tempat kerja bukan hanya tentang perjuangan ketika menghadapi persoalan, tetapi juga tentang bagaimana sesama pekerja saling peduli dalam kehidupan sehari-hari.
Karena terkadang, satu bungkus sarapan mungkin sederhana bagi yang memberi, tetapi bisa menjadi bentuk perhatian yang berarti bagi mereka yang menerimanya. (Yanto)