Morowali, KPonline – Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Logam dan Pertambangan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPLP FSPMI) PT Sulawesi Mining Investment melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan manajemen PT SMI pada Kamis, 17 September 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang baik antara serikat pekerja dan perusahaan.
Dalam kunjungan tersebut, PUK SPLP FSPMI PT SMI menyampaikan pemberitahuan terkait telah terbentuknya PUK sekaligus menyerahkan administrasi kepengurusan kepada pihak manajemen.
Pertemuan tersebut diterima Bapak Dwi selaku perwakilan manajemen PT SMI. Dalam suasana yang komunikatif, kedua belah pihak berdiskusi mengenai pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis, terbuka, dan saling menghormati.
Ketua PUK SPLP FSPMI PT SMI, Haryanto, menyampaikan bahwa keberadaan serikat pekerja bukan semata-mata untuk berhadapan dengan perusahaan, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan industrial yang sehat.
“PUK SPLP FSPMI PT SMI akan terus berkembang dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik. Kami berkomitmen mengawal kepentingan anggota sekaligus menjadi proteksi bagi buruh ketika menghadapi persoalan hubungan industrial,” ujar Haryanto.
Menurutnya, komunikasi menjadi fondasi penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan. Dengan komunikasi yang terbuka sejak awal, potensi persoalan dapat dibicarakan dan dicari jalan keluarnya sebelum berkembang menjadi perselisihan hubungan industrial.
“Perbedaan kepentingan merupakan hal yang wajar dalam hubungan industrial. Yang terpenting adalah bagaimana perbedaan tersebut dikomunikasikan dan diselesaikan melalui mekanisme yang baik,” tambahnya.
Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi awal dari hubungan yang konstruktif antara PUK SPLP FSPMI PT SMI dan manajemen. Serikat pekerja tetap menjalankan fungsi perjuangan dan perlindungan terhadap anggota, sementara komunikasi bipartit terus dibangun sebagai ruang penyelesaian berbagai persoalan secara dialogis.
Komunikasi yang baik bukan berarti menghilangkan perbedaan, tetapi menjadi langkah preventif agar perbedaan tidak berubah menjadi perselisihan.
Ke depan, PUK SPLP FSPMI PT SMI menyatakan akan terus membangun komunikasi dengan manajemen serta menjalankan fungsi organisasi secara bertanggung jawab demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan memberikan kepastian bagi pekerja maupun perusahaan. (Yanto)