Jamkeswatch Purwakarta Bantu Warga Yang Luput Perhatian Pemerintah

  • Whatsapp

Purwakarta, KPonline -Mendorong upaya “sehat adalah hak rakyat” melalui program Jaminan Kesehatan Nasional(JKN), seharusnya pemerintah pusat mau pun daerah lebih mengoptimalisasikan lagi dalam hal keberadaannya, sehingga program kesehatan nasional tersebut benar-benar bisa berguna dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama bisa membantu bagi mereka yang tidak mampu.

Jaminan kesehatan Nasional melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan BPJS Kesehatan merupakan program pelayanan kesehatan pemerintah untuk mempermudah atau membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan,namun dalam pelaksanaannya ternyata masih jauh dan tidak berjalan sesuai seperti apa yang diharapkan bahkan ternyata masih banyak masyarakat belum merasakannya.

Bacaan Lainnya

Seperi yang di alami ibu Siti,akibat sakit jantung yang telah dideritanya ibu Siti Samsiyah harus menjalani rawat inap di rumah sakit untuk pengobatannya.

Dibantu tim relawan Jamkeswatch yang terdiri dari Hendar Maulana, Evin Fahrezy, Reno Pujiantoro dan kawan kawan, ibu Siti Samsiyah diarahkan untuk mengikuti program kesehatan pemerintah melalui pelayanan Bpjs Kesehatan.

Setelah ibu Siti diikutkan menjadi kepesertaan BPJS Kesehatan dan pembuatan kartu Bpjs Kesehatan yang sehari langsung bisa aktif kekhawatiran akan menghadapi masalah administrasi dikemudian hari selama perawatannya dirumah sakit tidak akan terjadi.

Seharusnya di awal ibu Siti Samsiyah bisa mengikuti Jaminanan Kesehatan Nasional melalui program penerimaan bantuan iuran (PBI) karena ibu yang berdomisili di kampung Cinta Karya  RT 12 RW 05 desa Cikopo kabupaten Purwakarta hanya berpenghasilan dari suami yang bekerja sebagai guru ngaji.

Adakah Penerimaan Bantuan Iuran (PBI) kepada masyarakat kabupaten Purwakarta untuk sebuah pelayanan jaminan kesehatan?

Kalau iya kenapa masyarakat Purwakarta seperti ibu Samsiyah belum tersentuh bahkan merasakan program Jaminan Kesehatan Nasional(JKN) yang telah dibentuk oleh pemerintah pada awalnya, diantaranya adalah Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan BPJS Kesehatan.

Purwakarta kota istimewa tetapi dibalik kemewahan kota, dihiasi dengan air mancur “sri baduga” situ buleud Purwakarta, terselip masyarakat miskin yang tidak mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Menolong dan membantu masyarakat adalah sikap yang mulia, jarang sekali dijumpai saat ini yang benar benar tulus atau ikhlas dalam melakukannya.

Pos terkait