Hari Pertama Mogok Kerja PUK FSPMI PT. Borwita, Tak Ada Titik Temu

  • Whatsapp

Jakarta, KPonline – Mogok kerjanya PUK SPAI FSPMI PT. BCP (Borwita Citra Prima) hari pertama dari pagi hingga sore (17/6) berjalan dengan damai.

FSPMI bukan anti dengan komunikasi untuk mencari solusi akan tetapi bila merugikan dan merampas hak pekerja kami akan melawan sampe keadilan di dapat. Sore kemarin sekitar jam 15.00 wib datang kadisnaker Jakarta Utara Diky dan minta di fasilitasi pertemuan dengan pihak manajemen dan serikat pekerja untuk mencari solusi. Kemudian pertemuan pun di fasilitasi dari pihak Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Bacaan Lainnya

Mengenai tuntutan yang di tuntut pekerja melalui PUK di rundingkan untuk mendapatkan win win solution, akan tetapi tetep buntu karena manajemen tidak bisa mengambil keputusan dan yang bisa mengambil keputusan direktur PT. BCP yang ada di Surabaya.

Sedangkan dalam pembicaraan melalui virtual zoom direktur yang ada di Surabaya mengatakan bahwa tuntutan yang normatif bisa di bicarakan dengan menurut aturan perusahaan seperti THR tetap di bayarkan yang 50% di bulan desember , PKB akan di buat berdasarkan kesepakatan perundingan serikat dan menejemen dan outsourcing akan terus di berlakukan. Mengingat di Surabaya bisa memakai outsorcing semua kenapa di DKI tidak bisa memakai tenaga kerja outsourcing, mengenai yang lain lainya belum bisa untuk merealisasikan pihak perusahaan.

Kemudian kadisnakertrans menengahi bahwa apa yang jadi tuntutan puk dan pekerja PT. BCP yang 3 tuntuntan seperti THR 50% di bayar bulan Desember 2020, PKB minta untuk dirundingkan sesuai perusahaan, outsourcing di terima untuk di pekerjakan dan yang lainnya untuk di daftarkan ke PHI.

Perangkat PC SPAI FSPMI DKI Amrizal , Hayadi dan Yayan serta ketua PUK Supriyadi dan sekretaris Subur menolak dan perundingan decklock tidak ada kesepakatan dan akhirnya perangkat cabang PC dan PUK menarik diri dari keluar dari perundingan.

Dan apa yang di sampaikan di dalam perundingan tadi disampaikan di luar dan ketua PUK Supriyadi mengatakan bahwa perundingan decklock tidak ada kesepakatan dikarenakan manajemen yang di sini tidak bisa mengambil keputusan dan aksi mogok kerja akan terus berlanjut serta akan ada aksi solidaritas nanti hingga pukul pukul 17. 15 wib PUK dan anggota masih berjaga jaga di depan gerbang PT. BCP Pegangsaan Dua Jakarta Utara sambil menunggu arahan PC SPAI FSPMI DKI selanjutnya.

(Omp).

Pos terkait