Pasuruan, KPonline – Pengurus Konsulat Cabang (KC) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Pasuruan Raya kembali menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi dalam rangka mempersiapkan aksi pra-Mayday yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 16 April 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026) ini bertempat di Kantor KC FSPMI Pasuruan Raya, Jl. Patimura No.479, Gajah, Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Rapat dihadiri oleh Ketua KC FSPMI Pasuruan Raya Satya Agung, T.S., S.T., Ketua Partai Buruh yang juga menjabat sebagai Sekretaris KC Memed Hermanto, S.H., Ketua PC AMK Malik Sandari, S.T., Ketua PC AI Ahmad Yani, serta Ketua dan Sekretaris PUK se-Pasuruan Raya.
Turut hadir pula unsur pilar organisasi, di antaranya Garda Metal, Jamkeswatch, Inkopbumi, serta Media Perdjoeangan sebagai bagian dari penguatan konsolidasi gerakan buruh di wilayah Pasuruan Raya.
Dalam sambutannya, Sekretaris KC FSPMI Pasuruan Raya, Memed Hermanto, S.H., menyampaikan bahwa aksi Mayday merupakan agenda tahunan yang secara konsisten mengangkat berbagai isu strategis perjuangan buruh.
“Sebagaimana kita ketahui, aksi Mayday adalah agenda tahunan yang selalu menjadi momentum untuk menyuarakan isu-isu perjuangan buruh,” ujarnya.
Lebih lanjut, Memed menjelaskan bahwa aksi pra-Mayday yang akan dilaksanakan pada Kamis mendatang merupakan bagian dari aksi nasional berdasarkan instruksi organisasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FSPMI.
“Aksi pra-Mayday ini merupakan aksi nasional, sesuai instruksi organisasi dari DPP. Salah satu isu utama yang akan kita angkat adalah menagih janji pada Mayday sebelumnya, termasuk mendorong segera disahkannya RUU Ketenagakerjaan,” tegasnya.
Selain isu nasional, rapat juga membahas sejumlah isu daerah yang menjadi perhatian, di antaranya penambahan kuota jalur afirmasi bagi anak buruh untuk masuk sekolah negeri.
“Untuk tingkat daerah, kami juga akan memperjuangkan penambahan kuota jalur afirmasi bagi anak buruh jadi 10%, khususnya untuk jenjang SMP yang menjadi kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, serta SMK yang berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi. Data akan kita kolektifkan melalui KC,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memastikan kesiapan seluruh elemen dalam menyukseskan aksi pra-Mayday sebagai bagian dari perjuangan kolektif buruh di Pasuruan Raya.
(Dede Faisal RA)



