FSPMI Cirebon akan Kepung Disnakertrans Kab. Cirebon, Jika UMSK Cirebon 2019 Hilang Lagi

Cirebon,KPonline – Kamis, 27 Desember 2018, bertempat di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, telah diadakan agenda audensi terkait UMSK Cirebon Tahun 2019.

Agenda ini dijadwalkan jam 09.00 WIB, namun karena adanya kendala di dinas, agenda ini dimulai pada pukul 12.30 WIB, padahal dari FSPMI sendiri sudah menunggu dari jam 8 lebih.

Bacaan Lainnya

Audensi ini di hadiri oleh Ketua dan Sekretaris KC FSPMI Cirebon Raya, PC Aneka Industri, SPA FSPMI Cirebon, dan dikawal oleh beberapa Garda Metal. Dalam agenda pembahasan UMSK ini, pihak SP berharap akan menghasilkan hasil yang memuaskan.

Menurut Machbub ( Sekretaris KC FSPMI ) meminta kepastian kepada dinas untuk segera menetapkan UMSK tahun 2018 yang mana akan di berlakukan di tahun 2019, karena menurutnya upah sektoral ini sangatlah penting bagi kaum buruh yang ada diwilayah kabupaten Cirebon.

Sedangkan pihak dinas tenaga kerja dalam menetapkan UMSK bukan dari pihaknya, pihak dinas hanya memfasilitasi tentang bagaimana mekanisme penetapan UMSK yang ada di kabupaten Cirebon. Dan yang sesuai dengan PP 78/2015, begitupun harus sesuai dengan 8 indikator.

Menurut Asep Feddy Hartono ( Ketua KC FSPMI ), 8 indikator tersebut seharusnya bisa selesai dalam kurun waktu yang singkat, ia mengatakan agar pihak dinas secepatnya mengkaji kepada depekab tentang 8 indikator tersebut, minimal 100 pekerja yang diperusahaan itu sudah masuk dalam indikator tadi, agar UMSK ini bisa terselesaikan.

Pihak dinas sendiri siap menfasilitasi kajian tersebut, dan akan melakukan pertemuan kembali, namun untuk sekarang UMSK belum bisa ditentukan.

Machbub meminta data-data sektor unggulan kepada dinas, namun menurut pihak dinas data-data itu belum dicari, Machbub pun memberikan waktu kepada dinas selama 1 minggu untuk mengkaji itu semua, jika dalam kurun waktu belum diterapkan UMSK Cirebon, maka dari pihak FSPMI akan mengadakan aksi.

Pos terkait