Elemen Buruh dan Masyarakat Jawa Barat Berikan Dukungan Longmarch Surabaya – Jakarta

  • Whatsapp

Cirebon, KPonline – Muhamad Ade Lukman Kumaini atau Ade Kenzo (39) yang berjalan kaki dari Tugu Pahlawan Surabaya menuju Istana Negara, Jakarta, sudah memasuki Cirebon. Ade tidak sendiri melakukan aksi ini. Sejak dari Surabaya, puluhan orang mengikutinya. Sebagian besar adalah Garda Metal, relawan Jamkeswatch (tim kesehatan/ambulance), dan tim Media Perdjoeangan.

Di berbagai kota, selain elemen buruh, banyak elemen masyarakat yang merasa peduli dan bersimpatik dengan aksi ini. Dukungan paling menonjol dilakukan oleh para honorer. Para guru yang merupakan jaringan PGRI.

Bacaan Lainnya

Di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat, tim pengawal longmarch diserahkan dari Jawa Tengah ke Jawa Barat. Di berbagai kota yang dilalui selama longmarch, berbagai elemen juga telah menyiapkan penyambutan.

Berbagai dukungan ini, menjadi penyemangat tersendiri. Bukti bahwa jaminan kesehatan menjadi kepedulian banyak orang. Banyak yang berharap agar pelayanan kesehatan yang buruk diperbaiki.

Aksi jalan kaki ini sebagai bentuk protes terhadap layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang dinilai masih buruk. Oleh karena itu, aksi ini mengusung tema Sehat Hak Rakyat. Mendesak agar JKN diperbaiki.

Buruh Cirebon menyambut longmarch Surabaya – Jakarta.

Berangkat Surabaya pada 19 September, longmarch tiba di perbatasan Jawa Barat tanggal 9 Oktober 2017. Sejauh ini, sudah melakukan perjalanan selama 20 hari.

Di Jakarta, Ade Kenzo bersama rekannya berharap bisa bertemu dengan Presiden Jokowi untuk menyampaikan rekomendasi terkait dengan buruknya pelayanan kesehatan.

Selama 21 hari berjalan kaki, Ade sudah ‘meludeskan’ dua pasang sandal. Di Cirebon, ia mengganti lagi untuk kali ketiga. Ade Kenzo selalu menyempatkan istirahat saat kondisi fisiknya merasa tak kuat.

“Kalau istirahat kondisional saja, kalau terlalu panas dan hujan ya istirahat. Karena saya memilih jalur pantura. Terus juga tempat istirahat tak menentu juga, kadang di masjid, musala, atau SPBU,” tuturnya.

Rabu sore (11/10/2017), diperkirakan longmarch akan sampai di perbatasan Subang. Elemen buruh Subang, akan menyambut rombongan longmarch di jembatan Sewo, perbatasan Subang dengan Indramayu.

 

Pos terkait