Didesak Buruh, Akhirnya Disnaker Kabupaten Bekasi Layangkan Surat Agar Pemprov Jawa Barat Segera Menetapkan UMSK 2020

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) menggeruduk Kantor Pemda Kabupaten Bekasi pada Selasa (23/6/2020) siang.

Perwakilan Aliansi BBM Suparno SH, kepada media mengatakan, aksi ini untuk meminta surat rekomendasi dari pemerintah Bekasi agar Gubernur Jawa Barat segera menerbitkan SK UMSK.

Bacaan Lainnya

“Kami meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi untuk membuat surat kepada Provinsi Jawa Barat untuk segera membuat SK UMSK 2020, tadi sudah dipenuhi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi,” ujar Suparno.

Menurutnya, dalam aksi ini buruh Bekasi juga meminta agar Pemerintah Kab. Bekasi ikut bertanggung jawab terhadap dampak Covid-19 yang menimpa buruh Bekasi.

“Mengenai dampak Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bekasi harus ikut bertanggung jawab. Tadi kita sudah sama-sama sepakati, pemerintah, Serikat Pekerja dan Asosiasi Pengusaha akan membentuk tim dalam rangka penanganan efek daripada Covid-19 terhadap kaum buruh,” tambah Suparno.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Konsulat Cabang FSPMI Kab/Kota Bekasi ini menjelaskan kaum buruh di Bekasi banyak yang merasakan langsung dampak Pandemi Covid-19.

“Kaum buruh hari ini banyak yang upahnya dibayar separo atau 50 %, THRnya dicicil, bahkan ada juga yang no work no pay, artinya jika dia WFH atau bekerja dari rumah tidak dibayar upahnya,” tutur Suparno.

Suparno menegaskan, Aliansi BBM akan selalu berkomitmen untuk memperjuangkan kaum buruh apapun resikonya. Aksi kali ini massa buruh tidak banyak, hanya sekitar seribuan orang. Hal ini dilakukan mengingat Bekasi masih dalam masa ‘new normal’ Covid-19.

Selain itu, jika aksi Aliansi BBM ini tidak digubris pemerintah Provinsi Jawa Barat maka Buruh Bekasi Melawan akan menurunkan massa yang jauh lebih besar, bahkan sampai 20.000 massa.

Surat rekomendasi hasil kesepakatan antara Buruh Bekasi Melawan dan Disnaker Kabupaten Bekasi dibacakan langsung oleh perwakilan Aliansi BBM dari atas mobil komando. Sekitar pukul 1 siang, massa buruh akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (Pur)

Pos terkait