Di Temui Amsakar Ahmad, Buruh Ungkap Ada Yang Urgent Tentang UMK Batam

Batam,KPonline – Perwakilan buruh Batam yang tergabung dalam koalisi rakyat Batam kembali hari ini (30/11) bertemu dengan wakil walikota Batam Amsakar Ahmad. Sebelumnya mereka dari pagi mendatangi kantor walikota untuk mengawal rekomendasi dan memastikan walikota untuk merekomendasikan usulan kenaikan upah tahun 2023 sebesar 13%

Ketua DPW FSPMI Kepri Deddy Iskandar dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa maksud mereka datang ke kantor Walikota Batam adalah untuk memastikan rekomendasi UMK batam 2023 sesuai dengan harapan buruh.

Bacaan Lainnya

“ Hari Jumat adalah hari terakhir untuk semua Gubernur menerbitkan SK UMK Kota/Kabupaten, jadi tinggal hari ini dan besoklah ada waktu untuk membuat rekomendasi itu” Ungkapnya

Ia mengatakan bahwa mereka datang ke Walikota batam karena ada sesuatu yang urgent bagi buruh. Hingga berita di turunkan mereka masih melakukan pertemuan dengan wakil walikota Batam

Di beritakan sebelumnya bola UMK Batam 2023 kini sudah berada di tangan walikota Batam Rudi, di mana sebelumnya dewan pengupahan kota Batam telah memiliki empat angka yang akan diusulkan ke Wali Kota Batam, Muhammad Rudi

Anggota Dewan Pengupahan Kota Batam dari SPSI mengusulkan UMK Rp 4.759.932. Perhitungan ini dengan memasukan inflasi plus pertumbuhan ekonomi di kalikan dengan alfa 0,3. Lalu, ditambah dengan selisih UMK 2021 dan 2022 berdasarkan amar putusan Mahkamah Agung.

Sedangkan dari unsur FSPMI meminta UMK sebesar Rp 5.380.739. Perhitungan ini berdasarkan Kebutuhan Layak Hidup (KHL) yang telah di survei oleh FSPMI sebelumnya.

Sementara dari unsur pengusaha meminta upah tetap dihitung berdasarkan PP 36 tahun 2021. Dari perhitungan pengesahan UMK Batam sebesar Rp 4.299.256. Dari akademisi dan pemerintah sendiri mengusulkan sesuai dengan permenaker 18/2022

Photo : Cucuk Novendi

 

 

Pos terkait