Batam,KPonline – Perjuangan FSPMI Kota Batam untuk mempekerjakan kembali Ketua PUK PT Caterpillar Kota Batam dengan melakukan mediasi dengan UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau di Kota Batam yang bertempat di bilangan kawasan KBC Kota Batam. Persoalan PHK yang terjadi di PT Caterpillar Batam di duga adalah salah satu bentuk dari upaya pemberangusan Serikat Pekerja karena Ketua PUK FSPMI PT Caterpillar sedang memperjuangkan hak-hak anggotanya. Dari awal FSPMI Kota Batam tidak melihat adanya itikad baik dari pihak menejemen PT Caterpillar, dengan tidak serius melakukan pertemuan bipartit dengan perwakilan pekerja bahkan terkesan mengabaikan anjuran dari Disnaker Kota Batam.
UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau berjanji akan turun langsung kelapangan sesuai yang disampaikan setelah melakukan pertemuan dengan perwakilan FSPMI Kota Batam. “Aspirasi kawan-kawan yang disampaikan hari ini akan ditindaklanjuti setelah pertemuan ini, nanti dengan pimpinan kami akan langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terkait dengan kasus yang ada disana sekaligus menyampaikan aspirasi dari kawan-kawan, termasuk kalau memang ada pelanggaran yang disampaikan kawan-kawan tadi itu. Harusnya tidak ada tapi ketika nanti kita temukan ada pelanggaran, tentu akan ada ketentuan hukum yang mengaturnya”. Begitu yang disampaikan perwakilan UPT Ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau.
Dari perwakilan FSPMI Kota Batam, Yapet Ramon, yang juga sebagai Ketua Konsulat Cabang FSPMI Kota Batam, menyampaikan, “Kami datang ke Kantor UPT Ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau, dengan tuntutan antara lain meminta supaya PT Caterpillar Batam mempekerjakan kembali Ketua PUK SPAMK PT Caterpillar Batam, Asrul, yang secara sepihak di PHK oleh menejemen perusahaan. Hal ini masuk ke dalam ranah union busting (pemberangusan Serikat Pekerja), karena dalam kasus ini PHK dilakukan saat Ketua PUK FSPMI PT Caterpillar Batam sedang memperjuangkan dispensasi terkait kegiatan menjalankan kegiatan Serikat Pekerja. Mediasi yang telah dilakukan sebelumnya akan di cabut karena tidak ada hasil yang optimal, karena segala anjuran yang selama ini dikeluarkan oleh Dinas Ketenagakerjaan itu tidak ada satupun yang dijalankan oleh menejemen. Kami berharap dinas terkait, menejemen dan Serikat Pekerja turut mengawasi permasalahan ini dan dapat hasil yang diinginkan Serikat Pekerja dengan mempekerjakan kembali Ketua PUK FSPMI PT Caterpillar Batam.
Rencananya hari ini, (17/7), FSPMI Kota Batam akan kembali menggelar aksi unjuk rasa terkait PHK yang ada di PT Caterpillar Batam.



