Dengan Berserikat Hak Buruh Lebih Mudah Diperjuangkan

Dengan Berserikat Hak Buruh Lebih Mudah Diperjuangkan
Ketua KC FSPMI Palas-Tabagsel, Maulana Syafi'i, SHI menyampaikan beberapa materi ttg organisasi, advokasi dan edukasi di FSPMI - KSPI dalam sesi acara Konsolidasi di PUK SPAI FSPMI PT. DNS Sosa Indah

Padang Sidempuan,KPonline – Sekretaris Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Koordinator Daerah Tabagsel, Uluan Pardomuan Pane turut menyampaikan paparan terkait upaya penguatan komitmen pekerja/buruh menuntut pembatalan Undang-undang (UU) Omnibus Law.

“Perlu diketahui, manakala UU Omnibus Law itu diterapkan, selain secara khusus kaum buruh bakal tidak mampu bekerja karena kesejahteraannya dirampas, tetapi juga rakyat secara umum akan menderita dam terdzolimi. Untuk itu diingatkan hanya dengan berserikat, hak kita bisa diperjuangkan,” kata Uluan Pardomuan ketika menyampaikan paparan pada pertemuan konsolidasi KC FSPMI Tabagsel dengan Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja Logam (PUK SPL) FSPMI PT. Nasangga Putra Padang Sidempuan di Simirik, Kota Padang Sidempuan, Minggu (10/01/2021).

Bacaan Lainnya

Dikatakan, melalui Serikat Pekerja akan terbentuk sebuah kekompakan dan satu bahasa, bersaudara bukan sedarah dan pada gilirannya melalui wadah Serikat Pekerja, para buruh/pekerja menjadi kuat serta mampu bersuara menuntut hak-hak sebagai pekerja atau buruh.

Uluan Pardomuan juga menggarisbawahi paparan Ketua KC FSPMI Tabagsel, Maulana Syafi’i yang menyebut, mendapatkan hak itu melalui proses, advokasi, lobby dan bila kedua jalan yakni advokasi dan lobby juga belum berhasil masuk tahapan aksi, bahkan tidak cukup sampai di situ, sering harus berakhir dengan peradilan Hubungan Industrial atau PHI.

Sebelumnya Ketua KC FSPMI Korda Tabagsel, Maulana Syafi’i saat memberikan arahan pada acara itu mengatakan, terkait dua pekerja PT. Nasangga Putra yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), pihaknya sudah menerima putusan Kasasi Mahkamah Agung kasus PHI PHK tersebut.

“Saat ini kita masih tahap pengajuan permohonan eksekusi kepada Ketua PHI di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Kepada kedua korban PHK mohon bersabar. Akan tiba waktunya putusan itu dilaksanakan,” kata Maulana Syafi’i saat paparannya yang juga dihadiri sebagian besar pekerja yang tergabung di PUK SPL FSPMI PT. Nasangga Putra itu.

Ketua PUK SPL PT. Nasangga Putra Padangsidimpuan, Amran Sitorus saat memberikan sambutan pada Konsolidasi itu, mengatakan saat ini hubungan komunikasi pekerja yang tergabung di PUK SPL PT. Nasangga Putra di bawah kepemimpinannya dengan Manajemen PT. Nasangga Putra masih kondusif.

“Jika pun ada hal-hal yang menyangkut hak pekerja, itu masih bisa dikomunikasikan dengan pemberi kerja atau manajemen tempat mereka bekerja,” demikian Amran mengakhiri sambutannya. (Balyan Kn).