Dadang Cahyadi : Aksi Nasional, Pastikan GM DKI Turun Aksi Jegal Omnibus Law

  • Whatsapp

Jakarta, KPonline – Tokoh buruh FSPMI DKI Jakarta makin gencar bersuara menyikapi RUU Cipta Kerja Omnibus Law yang masih saja terus dilakukan pembahasan oleh badan legislasi (baleg) DPR RI.

Kali ini datang dari Panglima Koordinator Daerah Garda Metal ( Pangkoorda GM) DKI Jakarta, Dadang Cahyadi. Seperti yang sering ia sampaikan sebelumnya, Dadang Cahyadi kembali mengkritisi keinginan pemerintah untuk meningkatkan investasi yang dilakukan dengan cara menurunkan upah terhadap buruh (upah murah) seperti yang didorong dan terkesan dipaksakan melalui Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja. Karena bila benar benar disahkan, RUU ini justru pada akhirnya hanya akan menurunkan pendapatan buruh dan juga daya beli masyarakat terhadap produk yang dihasilkan oleh pengusaha itu sendiri.

Bacaan Lainnya

“RUU Omnibus Law ini justru pada akhirnya hanya akan menurunkan pendapatan buruh dan juga daya beli masyarakat terhadap produk yang dihasilkan oleh pengusaha itu sendiri.” ungkapnya kepada Koran Perdjoeangan (18/8).

Oleh karenanya, sebagai Pangkoorda Garda Metal DKI, Dadang mengingatkan kepada seluruh anggota Garda Metal DKI untuk terus dalam satu komando dan satu barisan perjuangan sebagai pilar organisasi FSPMI meneguhkan hati melawan sampai titik penghabisan menolak keras kehadiran Omnibus Law ini.

“Kami atas nama pimpinan Garda Metal DKI akan selalu siap menjaga keutuhan FSPMI karena itu salah satu tugas sebagai pilar nya yang ada di FSPMI.” ungkap pria yang masih aktif bekerja di sektor otomotif ini.

“Tugas kedua, kami akan selalu siap dengan segala intruksi yang diturunkan dari tingkat pusat maupun wilayah khususnya DKI Jakarta.
Selanjutnya untuk intruksi DPP FSPMI terkait aksi nasional tanggal 25 Agustus 2020 ke gedung DPR RI, Garda Metal DKI saya intruksi untuk hadir allout sebagai bentuk perjuangan kita menolak disahkan nya RUU Omnibus Law.” imbuhnya lagi.

“Masifkan aksi tersebut dan tetap satu komando satu barisan perjuangan demi kesejahteraan buruh dan rakyat Indonesia, anak cucu kita akan menikmati apa yang kita perjuangkan hari ini.” pungkas Dadang Cahyadi.

(Jim).

Pos terkait