Bogor, KPonline-Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT. Yeh Brother Wood Work Indonesia menggelar rapat persiapan Musyawarah Unit Kerja (MUSNIK) yang bertempat di wilayah Desa Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Selasa (16/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang SPAI FSPMI Bogor Raya, Teti Supianti, beserta jajaran pengurus Pimpinan Cabang SPAI FSPMI.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua PUK SPAI FSPMI PT. Yeh Brother Wood Work Indonesia, Muhammad Ihsan Yahya.
Dalam penyampaiannya, Ihsan menjelaskan bahwa masa bakti kepengurusan PUK berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang berlaku saat ini akan berakhir pada bulan September 2026. Oleh karena itu, pihaknya mulai melakukan berbagai persiapan untuk pelaksanaan Musyawarah Unit Kerja sebagai forum tertinggi di tingkat PUK.
Dalam rapat tersebut, Muhammad Ihsan Yahya juga menyampaikan permohonan perpanjangan waktu kepengurusan guna memberikan kesempatan kepada panitia dan pengurus untuk mempersiapkan seluruh tahapan Musyawarah Unit Kerja secara matang, sehingga pelaksanaan MUSNIK dapat berjalan tertib, demokratis, dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Sementara itu, Ketua PC SPAI FSPMI Bogor Raya, Teti Supianti, memberikan arahan kepada seluruh pengurus agar menjaga soliditas organisasi dan mempersiapkan proses Musyawarah Unit Kerja dengan sebaik-baiknya. Ia menegaskan bahwa MUSNIK merupakan momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan serta penguatan organisasi serikat pekerja di tingkat perusahaan.
Selain membahas persiapan MUSNIK, rapat juga menjadi sarana konsolidasi antara PUK dan Pimpinan Cabang untuk memperkuat koordinasi serta memastikan seluruh program organisasi dapat berjalan dengan baik demi memperjuangkan hak dan kepentingan anggota.
Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas, PUK SPAI FSPMI PT. Yeh Brother Wood Work Indonesia optimis pelaksanaan Musyawarah Unit Kerja pada tahun 2026 dapat berlangsung sukses dan menghasilkan kepengurusan yang mampu melanjutkan perjuangan serta pengabdian kepada seluruh anggota serikat pekerja.
“Solid, Militan, dan Bermartabat.”