Buruh Pengganti Dari Lampung Didatangkan ke PT. BMP Subang. Untuk Apa?

Subang, KPonline – Pun meski sudah memasuki hari ke-6 aksi mogok kerja secara sah buruh-buruh PT. BMP Subang, buruh pengganti yang berasal dari PT. BMP Lampung yang telah didatangkan ke PT. BMP Subang, nyaris tanpa melakukan aktifas kerja apapun. Awalnya para pekerja yang berasal dari PT. BMP Lampung langsung ditempatkan sementara di lokasi PT. ABB, yang berada di seberang Sungai Cimaya.

Dan bus yang mereka tumpangi, diparkir dekat semak belukar yang rimbun agar tidak di ketahui oleh buruh-buruh PT. BMP Subang. Dan yang lebih miris adalah, pada saat kedatangan rombongan kedua dari para buruh pengganti ini, mereka hanya diturunkan di jalan Raya Pantura. Lalu kemudian bus yang mereka tumpangi dari Lampung menuju Subang langsung putar arah, kembali menuju Lampung.

Bacaan Lainnya


Buruh pengganti tersebut ,kemudian dipindahkan secara bertahap menggunakan kendaraan pribadi oleh oknum perusahaan pada saat tengah malam kedalam area pabrik PT. BMP Subang. Diduga hal ini dilakukan agar supaya tidak diketahui oleh buruh-buruh PT. BMP Subang yang sedang melakukan aksi mogok kerja secara sah, dan juga untuk menghindari kemarahan warga masyarakat yang berada disekitar kawasan pabrik PT. BMP Subang, yang hingga saat ini terus mendukung perjuangan buruh-buruh PT. BMP Subang.

Menurut informasi yang dihmpun oleh kontributor Media Perdjoeangan dilapangan, ada sekitar 50 orang buruh pengganti yang berada di dalam mess dan kantor PT. BMP Subang. Dan ada puluhan lainnya yang masih berada didalam area pabrik PT. ABB Subang. Yang cukup menyedihkan adalah, mereka pun tidur hanya beralaskan karton bekas dan tikar. Bahkan pada saat malam hari, lampu-lampu penerangan kantor PT. BMP dimatikan untuk mengelabui para buruh dan masyarakat yang sedang berada disekitar PT. BMP Subang.

Pada saat ditemui oleh perwakilan buruh PT. BMP Subang di mess yang menjadi tempat penampungan sementara, mereka pun sangat terkejut. Karena sebenarnya para buruh pengganti dari PT. BMP Lampung ini sama sekali tidak mengetahui situasi dan kondisi di PT. BMP Subang saat ini. Bahwa buruh-buruhnya sedang melakukan aksi mogok kerja secara sah. Yang mereka ketahui, mereka hanya mendapat perintah, dan diminta berangkat dari Lampung menuju ke PT. BMP Subang untuk bekerja. Pihak perusahaan yang ada di Lampung, beralasan karena PT. BMP Subang kekurangan tenaga kerja, dan mereka akan mendapatkan upah sebesar Rp.100.000,-/perhari.

“Kami punya anak dan istri di Lampung sana. Baru saja tadi telpon minta kiriman uang. Setahu kami, kami kesini disuruh bekerja karena PT. BMP Subang kekurangan tenaga kerja. Tapi kenyataannya malah seperti ini. Kami seperti terpenjara Bang. Jujur saja, kalau kami ada uang kami hanya ingin pulang saja. Kami merasa tertipu oleh oknum management,” ucap salah seorang buruh pengganti yang tidak mau disebut namanya. (Daeng Ismar/Editor : RDW/Foto: Martha Mahesa)

Pos terkait