Buruh Bogor Cemas Menunggu UMSK

Bogor, KPonline – Sejak pagi, buruh Bogor dari berbagai serikat pekerja/serikat buruh sudah berdatangan di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor. Ratusan buruh mengepung Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor terkait kajian UMSK Bogor yang hingga saat ini belum juga selesai. Padahal, salah satu syarat dalam penetapan UMSK adalah kajian UMSK. Dan karena hal itulah, buruh Bogor harap-harap cemas dalam penetapan UMSK Bogor.

Hingga siang menjelang, dari pihak Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor baru bisa terkonfirmasi perihal keberadaan Kepala Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor Yos Sudrajat dan rombongan dari Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor. Rombongan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor baru sampai di Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat pada pukul 12:50 WIB.

Bacaan Lainnya


Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, sebagai penanggung jawab pembuatan dan penyusunan kajian UMSK, sesuai dengan kesepakatan bersama pada Aksi 15 Maret 2018 adalah Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor. Tapi pada kenyataannya, hingga hari ini pun kajian UMSK Bogor belum juga diterima secara penuh oleh Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat .


Kajian UMSK Bogor sempat dibawa ke Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat, akan tetapi kajian UMSK Bogor dianggap belum lengkap oleh Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat, sehingga kajian UMSK Bogor dikembalikan lagi ke Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor untuk dilengkapi. Dan pada hari ini, kajian UMSK Bogor kembali dibawa ke Bandung untuk diserahkan ke Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat.

Mereka para buruh Bogor yang hadir pada hari ini pun telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak pengurus DPC-DPC serikat pekerja/serikat buruh se-Bogor. Bahkan buruh-buruh dari forum-forum kawasan industri di Bogor pun turut serta. Mereka berdiskusi terkait Aksi Mogok daerah, sebagai pilihan terakhir jika kajian UMSK tidak segera selesaikan dan nilai UMSK Bogor tidak segera disahkan oleh Gubernur Jawa Barat.

Hingga pukul 14:10 WIB, mereka masih bertahan di area parkir Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor. Mereka menunggu informasi dari kawan-kawan buruh Bogor yang juga hadir mengawal kajian UMSK Bogor pada hari ini di Bandung. Seperti yang disampaikan oleh Panglima Koordinator Garda Metal Bogor Ananto Prasetya kepada awak Media Perdjoeangan Bogor, “Jika kajian UMSK Bogor tidak diterima oleh Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat tetapi dikembalikan lagi atau terlebih lagi ditolak, maka kami buruh-buruh Bogor dari seluruh DPC-DPC serikat pekerja/serikat buruh se-Bogor beserta forum-forum buruh kawasan industri, akan melayangkan surat pemberitahuan Aksi Mogok Daerah ke Polres Kabupaten Bogor. Antara 3-13 April 2018 kami akan melaksanakan Aksi Mogok Daerah sebagai bentu perlawanan dan kekecewaan, serta pilihan proses terakhir dalam melakukan penekanan terhadap pihak-pihak terkait dalam penetapan UMSK Bogor” tegas Ananto.

(Rinto)

Pos terkait