Banyak Peminat, PUK Ini Gelar Batch 2 Pendidikan Advokasi BPJS Kesehatan Dan Bedah Kasusnya

Jakarta, KPonline – Setelah sukses menggulirkan program pendidikan BPJS Kesehatan batch 1 pada 20 Januari 2018 lalu, hari ini (7/4) PUK SPAMK FSPMI PT. FSCM MANUFACTURING INDONESIA kembali menggelar batch 2 pendidikan yang sama. Pendidikan ini diikuti sejumlah 55 peserta yang telah mendaftar dengan menghadirkan pembicara relawan JamkesWatch dari internal PUK FSCM, Eko Lesdianto dan Budi Prasetyo yang tergabung dalam relawan Jamkeswatch regional utara kabupaten Bekasi. Selain kedua relawan tersebut, pendidikan kali ini juga menghadirkan Ahmad Rifai, relawan Jamkeswatch dari Obon Tabroni Crisis Center (OTCC).

Bacaan Lainnya

“Sebagai bekal saat di rumah untuk keluarga, tetangga dan masyarakat atau kelak saat pensiun tetap agar memiliki pengetahuan yang cukup ketika menghadapi permasalahan tentang jaminan kesehatan di luar.” ujar Gunawan Yuliansyah, Ketua PUK FSCM dalam sambutannya.

“Harapannya, setelah pendidikan ini agar anggota memiliki kemampuan untuk mengadvokasi anggota yang lain, atau masyarakat di luar sana.” lanjutnya.

Survive ketika sudah tidak lagi mendapat jaminan perusahaan. Hal ini sangat penting agar anggota memiliki kemampuan untuk mengadvokasi diri sendiri beserta keluarga nya terkait penanganan kesehatan di saat sudah tidak memiliki penghasilan tetap. Belajar banyak dari banyak pengalaman, ketika uang pesangon paska pensiun habis begitu saja untuk biaya perawatan yang mahal.

“Pendidikan ini sebagai bentuk tanggung jawab kami pengurus PUK FSCM terhadap keberlangsungan kehidupan anggotanya kelak.” pungkas Gunawan Yuliansyah.

Untuk batch 2, pendidikan ini dibagi dalam 3 sesi. Sesi pertama disampaikan oleh Eko Lesdianto berupa teori tentang apa dan bagaimana BPJS Kesehatan sebagai pengetahuan dasar pekerja dan keluarganya. Sesi kedua berupa sharing pengalaman lapangan relawan Jamkeswatch yang disampaikan oleh Budi Prasetyo. Selanjutnya sesi terakhir yaitu bedah kasus dan tanya jawab di isi oleh Ahmad Rifai dari OTCC.

Selanjutnya, Masroni selaku bidang pendidikan PUK FSCM menyampaikan akan terus melakukan terobosan program terikat hal hal positif yang bisa dirasakan oleh
anggota. Disini anggota PUK FSCM memiliki kesempatan yang sama untuk memintarkan dirinya jelas Masroni usai acara ini.

Dalam pemaparan materi, Eko Lesdianto secara detail dan gamblang menjelaskan satu per satu mulai dari sejarah perjuangan pembentukan jaminan kesehatan nasional, dasar hukum, regulasi yang berlaku, alur pendaftaran BPJS Kesehatan, penanganan masalah di rumah sakit serta banyak lagi. Sehingga seluruh peserta yang hadir dapat memahami dengan baik materi yang disampaikan.

Pos terkait