Banyak Pelanggaran, Buruh Fajar Gemilang Sentosa Tangerang Resah

Banyak Pelanggaran, Buruh Fajar Gemilang Sentosa Tangerang Resah

Tangerang,KPonline – Tentu ini bukan keresahan biasa karena beliau adalah pemimpin organisasi buruh ditempatnya bekerja. ┬áNamanya Itang sukmana, usianya 41 tahun, kali ini ia harus sering bertemu dengan puk dan pimpinan cabang, untuk pertemuan dan konsolidasi mengenai beberapa hal yang mendera dirinya dan anggota.

Saat bertemu dengan tim media di kantor cabang FSPMI Jl.Gatot Subroto, ruko Sastra Plaza, Minggu (13/5/2018) Itang mengungkapkan keprihatinannya terhadap manajemen perusahaan yang mengindahkan hak normatip, diantaranya selama bekerja tidak pernah mendapatkan cuti, tidak diikut sertakan program jaminan sosial, sampai bukti penerimaan pembayaran upah tidak pernah ia dapatkan setiap bulannya.

” Sangat disayangkan kenapa manajemen perusahaan tidak pernah memberikan hak istirahat kepada kami yang nyata dan jelas soal hak istirahat diatur oleh undang undang 13/2003 , BPJS serta hak lainnya di abaikan.” Kata Itang.

Lebih lanjut itang juga menyampaikan kalau dana kepesertaan koperasi tidak pernah diberikan sampai kemudian koperasi itu sendiri di bubarkan.

” Jangankan sisa hasil usaha dari koperasi, uang simpanan wajib saja tidak di kembalikan, padahal koperasi ini dikelola oleh perusahaan sampai kemudian koperasinya di bubarkan, maka saya akan menuntut keadilan.” ungkap itang.

Sementara itu sebagian dari kawan- kawanya sudah habis kesabaran mereka menginginkaan segera lakukan mogok kerja saja rasa keadilan mereka terkoyak manakala melihat perilaku pengusaha yang kerap mudah untuk memberikan sangsi jika ada kesalahan. Sementara perusahaan sepertinya tutup mata dengan pelanggaran yang di lakukannya.

Puncaknya pada (28/3/2018) Itang beserta kawan pimpinan cabang SPL FSPMI sebagai pendamping mengantar berkas keberatannya atas perilaku menejemen perusahaan ke dinas provinsi Banten terkait permohonan pemeriksaan pelanggaran hak pekerja.

Kini Itang dan kawan kawannya sedang menunggu pelaporannya sudah dua bulan berlalu.

Semoga ada hasil baik tidak ada usaha yang sia sia ikuti proses karena kita percaya hasil tidak akan pernah dusta terhadap ikhtiar yang sungguh sungguh. (Jejen)

Facebook Comments

Comments are closed.