Bantu Akses Kesehatan, DPW JamkesWatch Provinsi Riau Resmi Dilantik

  • Whatsapp

Pelalawan,KPonline – Lembaga Pengawas Jaminan Kesehatan Nasional, Dewan Pimpinan Wilayah JamkesWatch (DPW JamkesWatch) Provinsi Riau, resmi dilantik. Minggu (09/08/2020) bertempat di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Pemerintahan Kabupaten Pelalawan, Komplek Perkantoran Bhakti Praja, Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau.

Pengurus DPW JamkesWatch Riau resmi dilantik oleh M. Nur Yasin, Nani Kusmaeni dan Nurul Hasanah perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPP FSPMI) Nasional. Susunan Pengurus DPW JamkesWatch Riau yang dilantik adalah Aprianto sebagai ketua, Abdul Azis Deliyanto sebagai wakil ketua, Nofri Hendra sebagai sekretaris.

Bacaan Lainnya

Dalam pelaksanaan acara tersebut, Aprianto berhalangan hadir hanya diwakili oleh Abdul Azis Deliyanto dan sekretaris Nofri Hendra. Untuk menggali informasi tentang JamkesWatch, usai acara awak media mendatangi kediaman ketua terpilih Aprianto untuk di wawancarai oleh awak media.

“Jamkeswatch adalah lembaga atau pilar yang di bentuk Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk memastikan setiap masyarakat mendapatkan pelayanan jaminan kesehatan di negara Indonesia. Karena Sehat Adalah Hak Rakyat”, jelas Aprianto.

Diamanahkan menjadi Ketua DPW Jamkeswatch Provinsi Riau tentu menjadi pengalaman baru dan tanggung jawab yang besar. Karena sebagai pengurus serikat pekerja, yang tadinya hanya berurusan dengan Dinas Tenaga Kerja, kini berurusan dengan Dinas Kesehatan, BPJS, Dinas Sosial, Disdukcapil serta rumah sakit.

Di Provinsi Riau masih banyak ditemukan masyarakat yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan baik peserta BPJS kesehatan maupun masyarakat yang kurang mampu. Ini menjadi tugas Jamkeswatch untuk mendampingi dan mengadvokasi agar masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang baik. Dan untuk tenaga kerja, masih banyak perusahaan nakal yang tidak mendaftarkan kepesertaan BPJS kesehatan pekerjanya, ada pun yang didaftarkan tetapi iuran BPJS kesehatannya dibebankan seluruhnya kepada si pekerja.

“Maka dari itu dengan hadirnya DPW Jamkeswatch di Provinsi Riau, harapannya seluruh masyarakat yang ada di Provinsi Riau mendapat pelayanan kesehatan yang baik, kita tidak ingin lagi melihat ada pasien yang ditolak untuk berobat. Dan perusahaan yang belum mendaftarkan kepesertaan BPJS kesehatan pekerjanya, akan kita laporkan ke instansi terkait agar segera di daftarkan”, lanjutnya.(Marjoni/sari yulianvi)

Pos terkait