Apa Kata Novianto Tentang UMSK Kabupaten Bogor 2019 ??

Bogor, KPonline – “Pada prinsipnya, untuk kajian UMSK Kabupaten Bogor yang dibahas kemarin malam sudah selesai. Dimana yang tadinya tidak tercapainya kesepakatan antara anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor dari unsur buruh dan anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor dari unsur pengusaha (Apindo Kabupaten Bogor) terkait KBLI 5 digit, sudah ada kesepakatan. Karena kemarin anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor dari unsur pemerintah mengambil keputusan untuk menggunakan KBLI 5 digit dari anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor dari unsur buruh” jelas Novianto salah seorang Pengurus Pimpinan Cabang SPL-FSPMI Bogor ini.

“Sehingga di 4 variabel penentu UMSK yg ada didalam Permenaker 15/2018 sudah terpenuhi semua. Karena 3 variabel lain seperti, perusahaan skala besar, pertumbuhan nilai tambah dan produktivitas tenaga kerja, anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor dari unsur buruh dan anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor dari unsur pengusaha (Apindo) sudah disepakati di rapat sebelumnya” lanjut Novianto anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor dari unsur buruh yang mewakili FSPMI Bogor.

Bacaan Lainnya

Novianto pun menjelaskan, apa yang sedang terjadi didalam rapat lanjutan UMSK 2019. “Hanya saja ketika masuk ke tahap selanjutnya yaitu tahao penentuan nilai kenaikan UMSK 2019 Kabupaten Bogor, masih terjadi perdebatan dan belum diputuskan hingga saat ini. Karena dari anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor dari unsur buruh, meminta kenaikan sebesar 8.03%. Sedangkan anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor dari unsur pengusaha (Apindo), meminta 4.2% saja. Hal ini yang tidak bisa kami terima sebagai perwakilan buruh di Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor. Karena rekomendasi Bupati Bogor pun sebelumnya, sudah menyebutkan angka 8.03% untuk kenaikan UMSK 2019 Kabupaten Bogor. Dan kami telah mendapatkan tugas dan mandat dari seluruh DPC-DPC serikat buruh/serikat pekerja di Kabupaten Bogor, untuk tetap meminta kenaikan UMSK 2019 Kabupaten Bogor minimal sebeaar 8.03%” tegas pria yang akrab disapa dengan panggilan Bang Nopan ini.

“Terkait masalah besaran kenaikan UMSK 2019 Kabupaten Bogor, rencananya akan diadakan pertemuan dan rapat kembali pada Jumat 8 Maret 2019 pada pukul 13:30 WIB. Dan untuk tempat pertemuan tersebut masih belum ditentukan, karena akan ditentukan di kemudian hari” tutur Novianto kepada awak Media Perdjoeangan Bogor. (RDW)

Pos terkait