Antrean Panjang Pertalite di SPBU Kertosari Pakusari, Pengguna Motor Kecil Keluhkan Pelayanan

Antrean Panjang Pertalite di SPBU Kertosari Pakusari, Pengguna Motor Kecil Keluhkan Pelayanan

Jember, KPonline – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite terjadi di SPBU 54.681.22 Kertosari, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, sejak pukul 05.00 WIB. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat karena antrean didominasi oleh sepeda motor berkapasitas tangki besar, terutama jenis Suzuki Thunder yang diduga digunakan oleh para pengecer atau tengkulak BBM.

 

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun dari salah satu warga yang antri mengisi, Nofi Cahyo Hariyadi mengungkapka panjangnya antrean diperparah karena pihak SPBU hanya mengoperasikan satu selang pengisian khusus Pertalite. Akibatnya, pengguna sepeda motor berkapasitas tangki kecil sekitar 4 liter harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan bahan bakar sebelum memulai aktivitas mereka di pagi hari.

 

“Banyak pengguna motor bebek yang hanya mengisi sekitar 3 hingga 4 liter. Mereka adalah pekerja maupun orang tua yang setiap pagi harus mengantar anak-anaknya ke sekolah sebelum berangkat bekerja. Namun mereka harus mengantre cukup lama akibat padatnya kendaraan dan terbatasnya layanan pengisian,” ujar Nofi Cahyo Hariyadi.

 

Fenomena tersebut terjadi di tengah ramainya pembahasan mengenai kenaikan harga BBM non subsidi yang saat ini menjadi perhatian masyarakat di berbagai daerah. Meski yang mengalami penyesuaian harga adalah BBM non subsidi, dampaknya turut dirasakan masyarakat pengguna BBM subsidi melalui meningkatnya antrean di sejumlah SPBU.

 

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Jember dapat memberikan masukan kepada pengelola SPBU 54.681.22 Kertosari Pakusari agar pelayanan pengisian Pertalite lebih mengutamakan pengguna sepeda motor dengan kapasitas tangki kecil yang memiliki kebutuhan mendesak pada pagi hari.

 

Selain untuk meningkatkan kualitas pelayanan, langkah tersebut juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di sekitar SPBU Kertosari-Pakusari maupun SPBU lainnya, serta menjaga situasi tetap kondusif di tengah maraknya penyampaian aspirasi masyarakat terkait isu kenaikan BBM non subsidi yang belakangan ramai diperbincangkan di berbagai daerah.

 

Warga berharap adanya evaluasi terhadap sistem pelayanan dan distribusi BBM subsidi agar dapat lebih tepat sasaran serta memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya kalangan pekerja dan keluarga yang sangat bergantung pada kendaraan roda dua dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

Hingga berita ini diturunkan, dari pihak manajemen SPBU masih belum bisa dikonfirmasi tanggapannya.

Pos terkait